Menu
Informasi tentang Kesehatan

Aktivitas Fisik untuk Diabetes | Guesehat

  • Bagikan

Penderita diabetes tipe 2 memang disarankan untuk meningkatkan aktivitas fisik, namun bukan berarti hanya harus melakukan perencanaan olahraga secara rutin. Diabestfriends tidak perlu memaksakan diri olahraga setiap hari. Melakukan aktivitas fisik untuk penderita diabetes juga sudah cukup. 

 

Sudah banyak penelitian tentang olahraga untuk penderita diabetes yang dilakukan. Beberapa ahli mengutamakan istilah aktivitas fisik, bukan hanya olahraga rutin. Penderita diabetes disarankan untuk mengurangi duduk atau tidak bergerak terlalu lama.

 

Hal ini direkomendasikan hampir untuk setiap penderita diabetes, termasuk penderita diabetes yang berusia muda. Jadi, aktivitas fisik untuk penderita diabetes itu sangat penting. Kuncinya adalah, setiap penderita diabetes yang memiliki diabetes tipe 2 harus melakukan aktivitas fisik sehari-hari, mengurangi gaya hidup tidak aktif, dan tidak duduk terlalu lama. 

 

Olahraga bisa memiliki peran penting dalam mengontrol diabetes tipe 2. Olahraga dan aktivitas fisik juga bisa dimodifikasi sesuai dengan kemampuan setiap orang yang berbeda-beda. Untuk penderita diabetes tipe 2 yang mau menurunkan berat badan, bisa melakukan olahraga secara rutin sebanyak 4 – 5 kali per minggu.

 

Baca juga: Jenis-jenis Tes untuk Mendeteksi Diabetes, Termasuk untuk Ibu Hamil
 

4 Ide Aktivitas Fisik untuk Penderita Diabetes 

Berikut sejumlah aktivitas fisik untuk diabetes tipe 2 yang bisa Diabestfriends lakukan sehari-hari:

 

Aktivitas atau olahraga aerobik

Olahraga aerobik yang dilakukan rutin bisa meningkatkan kontrol kadar gula darah. Penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga mengurangi peningkatan dan penurunan kadar gula darah secara drastis. Olahraga aerobik juga bisa menurunkan kadar gula darah secara keseluruhan.

 

Latihan Ketahanan

Latihan ketahanan intensitas tinggi tentu saja memiliki manfaat lebih baik ketimbang olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang, khususnya untuk menjaga agar kadar insulin stabil.

 

Latihan ketahanan contohnya seperti angkat beban dan push up. Jenis-jenis olahraga ini bisa meningkatkan  kekuatan tubuh, kepadatan tulang, tekanan darah, kadar kolesterol, massa otot, dan sensitivitas insulin hingga 10-15 persen. 

 

Jalan kaki setelah makan

Setelah makan, baik makan siang atau makan malam, jangan rebahan apalagi langsung tidur ya. Cobalah melakukan aktivitas ringen seperti jalan kaki di sekitar rumah. Jalan kaki sangat membantu menurunkan lonjakan gula darah.  

 

Olahraga di sela waktu kerja

Penderita diabetes harus mengurangi gaya hidup tidak aktif, bisa dimulai dengan bergerak di sela-sela jam kerja. Hal ini bisa membantu mengontrol kadar gula darah dan kadar insulin. 

 

Pantau Gula Darah Selama Berolahraga

Apapun aktivitasnya, lakukan dengan aman sesuai kondisi tubuh. Untuk mencegah kadar gula darah drop dan menjadi sangat rendah saat atau setelah olahraga, khususnya pada penderita diabetes yang menggunakan terapi suntik insulin atau mengonsumsi obat yang memproduksi insulin, disarankan mengonsumsi karbohidrat, atau jika memungkinkan, mengurangi insulin sebelum orlahraga.

 

Penderita diabetes yang mengonsumsi obat golongan beta blocker jangan terlalu bergantung dengan monitor jantung untuk mengukur intensitas olahraga. Konsultasikan dengan dokter atau pelatih olahraga profesional untuk mengetahui cara melacak olahraga. 

  

Jadi, bukan hanya olahraga rutin, aktivtias fisik secara rutin juga penting untuk penderita diabetes, khususnya penderita diabetes tipe 2. Coba konsultasikan dengan dokter terkait kebutuhan olahraga dan aktivitas fisik Diabestfriends.

 

Pasalnya, kebutuhan olahraga dan aktivitas fisik penderita diabetes bisa berbeda-beda, tergantung dari kondisi masing-masing. Jangan pula asal mengubah dosis insulin. Diabestfriends disarankan untuk selalu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan gaya hidup.

Baca juga: Gula Darah Sangat Tinggi Mencapai 400 mg/dL, Apa Bahayanya?

 

 

Sumber:

WebMD. Physical Activity, not Just Exercise, Key for Type 2 Diabetes. Februari 2022.
Annals of Nutrition and Metabolism. Physical Exercise as Therapy for Type 2 Diabetes Mellitus: From Mechanism to Orientation. 2021.
Medical News Today. The benefits of physical exercise for people with type 2 diabetes. Oktober 2021.



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.