Menu
Informasi tentang Kesehatan

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Roti Gandum

  • Bagikan

Kalau Diabestfriends berpikir bahwa makan roti itu dilarang untuk penderita diabetes, maka hal ini salah! Roti bisa saja menjadi bagian dari diet harian yang sehat untuk penderita diabetes. Roti itu banyak jenisnya, salah satunya roti gandum. Bolehkah penderita diabetes makan roti gandum?

 

Sebelumnya, Diabestfriends harus tahu dulu nih, hidup dengan diabetes itu artinya Diabestfriends harus menjaga kadar gula darah berada di kisaran yang ditentukan dokter untuk Diabestfriends. 

 

Mengontrol asupan karbohidrat merupakan bagian penting dari mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi diabetes. Pada umumnya, roti itu tinggi karbohidrat. Tapi bagaimana dengan roti gandum? Bolehkah penderita diabetes makan roti gandum? Ini penjelasannya!

 

Baca juga: 6 Manfaat Buah Markisa, untuk Penderita Diabetes Bisa Tingkatkan Sensitivitas Insulin
 

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Roti Gandum?

Tentu saja boleh! Penderita diabetes disarankan menghindari makanan bertepung seperti roti, pasta, dan kentang. Makanan bertepung yang sehat merupakan sumber serat dan karbohidrat yang jika dikonsumsi bisa menambah energi tubuh.

 

Jumlah porsi adalah kunci utama jika mau mengonsumsi makanan bertepung. Pastikan Diabestfriends memilih makanan bernutrisi dan menjaga agar asupan karbohidrat tidak melebihi batas yang ditentukan di setiap waktu makan. 

 

Menurut American Diabetes Association, pada umumnya penderita diabetes disarankan mengonsumsi karbohidrat tidak lebih dari 45-60 miligram di setiap waktu makan. Lalu, bolehkah penderita diabetes makan roti gandum?

 

Satu potong roti gandum mengandung sekitar 12 gram karbohidrat. Jumlah tersebut masih aman di dalam batasan asupan karbohidrat penderita diabetes per satu kali waktu makan.

 

Efek Roti Gandum terhadap Kadar Gula Darah

Indeks glikemik adalah salah satu cara mengukur bagaimana dampak suatu makanan terhadap kadar gula darah. Makanan yang nilai indeks glikemiknya tinggi menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara cepat dan signifikan.

 

Makanan yang tergolong tinggi nilai indeks glikemik adalah yang nilainya 70 atau lebih. Roti biasa (yang berwarna putih) termasuk ke dalam kategori makanan dengan nilai indeks glikemik.  

 

Sementara itu, roti gandum utuh memiliki dampak yang sedang terhadap kadar gula darah. Nilai indeks glikemik roti gandum utuh berkisar 56-59. Untuk makanan yang rendah nilai indeks glikemik, biasanya memiliki kisaran nilai di bawah 55. 

 

Sebagai penderita diabetes, Diabestfriends disarankan memilih makanan dengan nilai indeks glikemik rendah hingga sedang. Hal ini membantu mencegah kenaikan kadar gula darah drastis, serta menjaga kadar gula darah tetap stabil setelah makan berat dan di sepanjang hari.

 

Baca juga: Leher Hitam Tanda Diabetes?
 

Batasi Porsi Makan

Aroma roti yang baru dipanggang mungkin sangat mengundang selera makan Diabestfriends. Tapi ingat, membatasi porsi makanan itu sangat penting, khususnya untuk penderita diabetes. Jika Diabestfriends mengonsumsi roti gandum utuh, pastikan Diabestfriends memilih makanan sehat lainnya ke dalam piring.

 

Sebagai contoh, isilah setengah piring Diabestfriends dengan sayuran non-tepung (contohnya brokoli, sawi, wortel, dan lainnya), isi seperempat piring dengan protein tanpa lemak, seperempat bagian lainnya diisi dengan roti gandum utuh atau makanan makanan bertepung yang sehat lainnya.

 

Manfaat Mengonsumsi Roti Gandum Utuh untuk Penderita Diabetes

Serat yang terkandung di dalam roti gandum utuh bisa memenuhi kebutuhan serat harian Diabestfriends. Serat membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah.

 

Satu potong roti gandum utuh mengandung sekitar 2 gram serat. Diabestfriends direkomendasikan mengonsumsi total 25-30 gram serat per hari. 

 

Tapi Diabestfriends harus hati-hati, tidak semua roti gandum utuh yang dijual di pasaran benar-benar mengandung 100 persen gandum utuh. Jadi, pastikan Diabestfriends mengecek kandungan roti gandum utuh sebelum membelinya.

 

Baca juga: Banyak Penderita Diabetes “Melupakan” Kondisi Jantungnya
 

Sumber:

SFGate. Is Whole Wheat Bread Good for Blood Sugar?. Desember 2018.
USDA. National Nutrient Database: Whole-Wheat Bread.



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.