Menu
Informasi tentang Kesehatan

Larangan Penggunaan Pelampung Leher Saat Berenang

  • Bagikan

Mengajak dan mengajarkan si Kecil untuk berenang memang sangat menyenangkan ya, Mums. Bahkan, selain menyenangkan, berenang juga memberikan banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi, lho.

Saat berenang, untuk alasan keamanan, beberapa orang tua mungkin memilih untuk mengenakan pelampung leher pada bayi-bayi mereka. Akan tetapi, baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan terbaru mengenai penggunaan pelampung leher untuk bayi saat berenang. Wah, kira-kira kenapa ya Mums? Yuk, cari tahu penjelasannya berikut ini!

 

Baca juga: Ini Dia Manfaat Berenang bagi Bayi!
 

FDA Melarang Penggunaan Pelampung Leher untuk Bayi Saat Berenang

Penggunaan pelampung leher untuk bayi saat berenang awalnya memang ditujukan sebagai tindakan pencegahan agar bayi tidak tenggelam. Namun, baru-baru ini, FDA justru memperingatkan hal yang sebaliknya, di mana penggunaan pelampung leher ini berpotensi menimbulkan bahaya pada bayi.

Menurut FDA, penggunaan pelampung leher ini dapat berisiko menyebabkan bayi mengalami konsekuensi serius, seperti cedera, ketegangan leher, bahkan kematian. Risiko ini bisa semakin meningkat pada bayi dengan kebutuhkan khusus, seperti spina bifida, atrofi tulang belakang tipe 1, down syndrome, atau cerebral palsy.

Peringatan ini dikeluarkan oleh FDA setelah muncul sebuah laporan di, mana seorang bayi meninggal dan satu lagi dirawat di rumah sakit akibat penggunaan pelampung leher. Kedua anak tersebut dilaporkan tidak diawasi pada saat berenang.

Lebih jauh lagi, FDA juga mengungkapkan bahwa penggunaan pelampung leher saat berenang sebelumya belum dievaluasi dari segi keamanan atau pun efektivitasnya. Oleh karena itu, lebih baik untuk tidak digunakan.

 

Baca juga: Perhatikan Hal Berikut Sebelum Mengajak Anak Berenang!
 

Tips Aman Mengajak Bayi Berenang

Selain penggunaan pelampung leher yang tidak disarankan lagi, Mums juga perlu memperhatikan beberapa hal berikut nih agar si Kecil tetap aman saat berenang.

 

1. Selalu awasi dan berada dekat dengan anak ketika ia berenang

Langkah pencegahan yang paling efektif agar si Kecil tidak tenggelam atau mengalami kecelakaan saat berenang adalah memastikan ia selalu berada dalam jangkauan dan pengawasan Mums.

 

2. Ketahui langkah penanganan mandiri jika anak tenggelam seperti teknik CPR

Umumnya petugas kolam renang atau penyedia layanan terapi air sudah memahami teknik CPR sebagai langkah pertolongan pertama jika bayi tenggelam atau mengalami kecelakaan saat berenang. Namun, ada baiknya juga jika orang tua mengetahui teknik dasar ini untuk berjaga-jaga.

 

3. Ajak bayi berenang saat usianya sudah cukup

Bayi sebenarnya sudah memiliki reflek alamiah untuk mengapung dan berenang. Namun, menurut sejumlah rekomendasi, waktu terbaik untuk mengajak bayi berenang di kolam renang adalah saat ia sudah berusia 6 bulan ke atas. American Academy of Pediatrics bahkan menyarankan agar bayi menunggu hingga usia 1 tahun jika ingin diikut sertakan dalam kelas renang formal.

 

4. Perhatikan suhu dan durasi bayi saat berenang

Kulit bayi masih sangat sensitif. Oleh karenanya, penting untuk memastikan suhu air kolam renang tidak terlalu panas atau pun terlalu dingin. Suhu yang direkomendasikan adalah sekitar 29-32 derajat Celcius.

Hidnari membiarkan bayi berenang terlalu lama. Cobalah secara bertahap, mulai dari 10 menit hingga 15 menit. Jangan biarkan bayi berada dalam kolam air renang terlalu lama atau lebih dari 30 menit karena dapat membuatnya kedinginan. Perhatikan kondisi tubuhnya, mulai dari warna bibir, jari tangan dari kaki. Apabila bagian-bagian tubuh tersebut tampak berubah warna menjadi kebiruan, segera keluarkan si Kecil dari kolam renang dan hangatkan tubuhnya menggunakan handuk.

 

5. Jangan paksa si Kecil

Jika bayi tampak tidak nyaman atau menangis saat sebelum dan selama sesi berenang, jangan paksakan dirinya untuk tetap berada di kolam renang. Sebaliknya, segera keluarkan ia dari kolam renang dan tenangkan dirinya.

 

Berenang bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan bagi bayi. Akan tetapi, pastikan mulai sekarang Mums tidak lagi menggunakan pelampung leher untuk si Kecil ketika ia berenang, ya. Pasalnya, perlengkapan ini justru berpotensi menyebabkan bahaya untuknya. Selain itu, jangan lupa juga untuk memperhatikan beberapa tips yang telah disebutkan agar momen berenang si Kecil tetap aman dan nyaman. (BAG)

 

Baca juga: Ini Cara Mengajarkan Anak Berenang yang Tepat!
 

 

Referensi

Food and Drug Administration USA. Do Not Use Baby Neck Floats Due to the Risk of Death or Injury: FDA Safety Communication.

Parents. Baby Swimming Basics: Safety Tips and Fun Tricks for Parents.

 

 

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.