Menu
Informasi tentang Kesehatan

Makanan yang Dikonsumsi dan Dihindari Setelah Keguguran

  • Bagikan

Setelah mengalami keguguran, seorang wanita tidak hanya membutuhkan dukungan emsional, melainkan juga memerlukan nutrisi yang tepat untuk mengembalikan lagi kesehatannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari setelah keguguran agar tubuh bisa kembali bugar. Nah, berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari setelah mengalami keguguran. Yuk, cek selengkapnya!

 

Baca juga: Penyebab Keguguran dan Tanda-tanda Keguguran
 

Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Keguguran

Keguguran dapat menyebabkan perdarahan dan pusing. Kondisi ini juga membuat tubuh wanita lebih mudah lelah. Nah, untuk mengoptimalkan kembali kondisi tubuh setelah mengalami keguguran, berikut ada beberapa pilihan jenis makanan yang direkomendasikan.

 

  1. Makanan yang kaya akan zat besi

Seperti disebutkan sebelumnya, keguguran dapat menyebabkan perdarahan, yang berpengaruh terhadap berkurangnya jumlah zat besi dalam tubuh. Kekurangan zat besi dapat membuat seseorang mengalami anemia, yang salah satu gejalanya adalah tubuh terasa lemas. Karenanya, pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung zat besi, salah satunya daging merah.

 

Selain daging merah, beberapa sumber zat besi lain yang bisa dikonsumsi antara lain:

  • Kacang polong.
  • Sayuran berdaun hijau.
  • Kismis.
  • Beras merah.
  • Cokelat hitam.

 

Untuk membantu penyerapan zat besi agar lebih maksimal, usahakan juga untuk mengonsumsi vitamin C. Vitamin C bisa diperoleh dari beberapa jenis buah-buahan, seperti pepaya dan stroberi.

 

  1. Makanan tinggi kalsium

Selama kehamilan, cadangan kalsium dalam tubuh bisa menurun. Itulah mengapa penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium setelah mengalami keguguran. Beberapa sumber kalsium terbaik antara lain:

  • Susu.
  • Produk olahan susu.
  • Makanan laut, seperti salmon dan sarden.
  • Sayuran berdaun hijau tua.

 

  1. Makanan favorit

Berkabung karena kehilangan calon bayi dapat membuat seseorang terjerumus dalam depresi. Beberapa wanita mungkin dapat langsung bangkit dari kedukaan ini, sementara yang lainnya harus berjuang keras hingga berbulan-bulan lamanya.

 

Meski sulit, ingatlah bahwa kita perlu bangkit kembali serta bahagia. Nah, untuk mengembalikan energi positif tersebut, mengosumsi makanan favorit bisa menjadi salah satu cara yang cukup efektif.

 

Perbanyak juga konsumsi makanan yang mengandung magnesium. Magnesium dipercaya dapat membantu seseorang mengembalikan mood dan segera pulih dari depresi. Nutrisi ini juga dapat membantu memproduksi energi tubuh serta memperbaiki sel sekaligus fungsi saraf dan otot. Beberapa contoh jenis makanan yang kaya akan magnesium ialah kacang polong, cokelat, dan kacang.

 

  1. Buah dan sayuran

Sudah bukan rahasia lagi jika buah dan sayuran memiiki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan. Jadi, untuk mengembalikan kondisi setelah keguguran, pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran, ya.

 

Baca juga: Tentang Keguguran dan Bagaimana Mengatasi Dampak Emosionalnya
 

Makanan yang Harus Dihindari Setelah Keguguran

Diet sehat tidak hanya berarti mengonsumsi makanan bergizi, melainkan juga menghindari makanan yang tidak baik untuk tubuh. Nah, berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari setelah mengalami keguguran.

 

  1. Pati rendah serat

Karbohidrat merupakan sumber bahan bakar tubuh yang diperlukan untuk mengontrol kadar gula darah. Akan tetapi, biji-bijian olahan atau pati rendah serat dapat menyebabkan fluktuasi gula darah yang terlalu cepat.

 

Maka dari itu, penting untuk membatasi jumlah asupan makanan yang mengandung pati rendah serat, seperti:

 

  1. Makanan manis

Hindari makanan manis dengan indeks glikemik tinggi karena dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah. Selain permen, batasi juga konsumsi minuman berkarbonasi yang biasanya mengandung banyak pemanis.

 

  1. Makanan cepat saji

Tidak masalah jika mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Namun, jangan jadikan makanan cepat saji sebagai menu utama sehari-hari setelah mengalami keguguran. Makanan cepat saji hanya akan memberi kalori kosong dan membuat Mums jadi malas mengonsumsi makanan lain yang lebih bernutrisi.

 

  1. Produk kedelai

Kedelai memang baik untuk kesehatan, tetapi juga mengadung fitat, yang membuat tubuh sulit meyerap zat besi. Jadi, batasi jumlah konsumsi kedelai setelah keguguran, ya.

 

Nah, itulah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari setelah mengalami keguguran. Keguguran memang menimbulkan kesedihan yang mendalam. Salah satu usaha agar bisa bangkit adalah peduli dengan jenis makanan yang dikonsumsi. Dengan pilihan makanan yang tepat, tubuh Mums akan kembali pulih dengan cepat dan juga memperbaiki suasana hati. (AS)

 

Baca juga: Stres Berlebihan Bisa Menyebabkan Keguguran, Benarkah?
 

 

Referensi

Mom Junction. “What To Eat & Avoid After A Miscarriage?”.



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.