Menu
Informasi tentang Kesehatan

Mums, Ketahui Penanganan Ketika Anak Tersengat Listrik!

  • Bagikan

Seiring usia, rasa ingin tahu anak-anak akan semakin besar. Rasa ingin tahu ini akan mendorong mereka untuk menjelajah seluruh isi rumah, termasuk memeriksa lubang stop kontak yang beraliran listrik.

Apabila tidak diawasi dengan baik, bukan tidak mungkin mereka akan memasukkan jari-jari kecil mereka ke dalam lubang tersebut dan mengakibatkan tersengat listrik. Paparan arus listrik dapat menyebabkan cedera ringan, seperti luka bakar, atau berujung fatal hingga menyebabkan kerusakan internal yang serius atau kematian.

Baca juga: Pertolongan Pertama jika Lidah si Kecil Terbakar

Apa yang Terjadi Ketika Anak Tersengat Listrik?

Si Kecil dapat tersengat listrik ketika ia sengaja atau tanpa sengaja menyentuh sumber aliran listrik. Ketika tersengat listrik, anak dapat mengalami cedera, baik bersifat ringan ataupun serius.

Cedera yang disebabkan oleh sengatan listrik dapat berkisar dari ketidaknyamanan sesaat, kerusakan organ permanen, hingga kematian. Tingkat cedera ini tergantung pada sumber, tegangan, kekuatan arus, serta berapa lama kontak berlangsung.

Berikut ini beberapa cedera ringan dan bersifat sementara yang bisa terjadi:

– Mati rasa atau kesemutan.

– Kontraksi otot.

– Nyeri atau lemas pada bagian tubuh yang tersengat listrik.

– Sakit kepala.

– Kejang.

Sementara, cedera serius yang bisa terjadi pada anak setelah mengalami sengatan listrik ialah:

– Henti jantung.

– Kerusakan internal, seperti kerusakan organ (jantung, ginjal, otak), otot, jaringan, tulang, dan saraf.

– Luka bakar dalam dan luar.

Apabila anak tersengat listrik, pastikan untuk mengonsultasikannya dengan dokter atau tenaga medis. Hanya profesional medis lah yang dapat menentukan tingkat keparahan cedera akibat sengatan listrik. Meski si Kecil mungkin hanya tampak mengalami cedera eksternal yang ringan, tetap dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan ada atau tidaknya kerusakan internal yang serius.

Baca juga: Pertolongan Pertama di Rumah jika si Kecil Terluka

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Tersengat Listrik?

Jika si Kecil tersengat listrik, segera lakukan beberapa hal berikut sebagai pertolongan pertama:

1. Jangan langsung menyentuh anak jika ia masih kontak dengan sumber listrik. Menyentuhnya bisa membuat Mums juga tersengat listrik karena arus akan melewati tubuh Mums.

2. Segera matikan sumber listrik dengan mencabut kabel atau mematikan sakelar utama, kemudian pisahkan anak dari sumber listrik.

3. Jika Mums tidak dapat mematikan daya listrik, pindahkan sumber listrik, seperti kabel, menggunakan benda non-logam nonkonduktor yang terbuat dari karton, plastik, atau kayu. Pastikan Mums juga tidak berdiri pada lantai atau alas yang basah. Jika Mums bertelanjang kaki, berdirilah di atas bahan nonkkonduktor, seperti kertas atau pakaian.

4. Jangan menyentuh kabel yang beraliran listrik atau menyentuh air yang tersengat listrik karena ini bisa menjadi perantara arus listrik menuju tubuh Mums.

5. Pindahkan anak ke tempat yang lebih aman ketika listrik sudah dimatikan.

Setelah lebih kondusif, periksa kondisi anak. Jika ia tidak bernapas, kulitnya pucat, dan denyut nadinya sangat lambat dan berhenti atau justru terlalu cepat, segera hubungi rumah sakit. Sambil menunggu pihak rumah sakit, Mums dapat melakukan tindakan CPR selama 2 menit. Selain melakukan tindakan CPR, Mums juga dapat membaringkan si Kecil dengan posisi kepala sedikit lebih rendah dari tubuhnya dan angkat kakinya.

Apabila anak mengalami cedera luka bakar akibat sengatan listrik, lakukan beberapa langkah seperti berikut:

– Jangan menyentuh luka bakar, memecahkan lepuhan, atau melepas pakaian yang terbakar. Perawatan luka bakar akan lebih baik dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Biasanya, dokter juga akan memeriksa kemungkinan adanya kerusakan internal. Jika anak mengalami luka bakar parah atau kerusakan internal, ia akan dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit selama beberapa waktu hingga luka membaik.

– Luka bakar yang terjadi pada mulut anak akibat sengatan listrik biasanya cukup dalam, sehingga akan mengeluarkan darah selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Jika ini terjadi, letakkan kain kasa atau pads bersih di area yang terluka dan segera bawa ke dokter.

Kejadian tersengat listrik tentu bukan hal yang diinginkan oleh setiap orang tua pada anaknya. Oleh karena itu, penting untuk memastikan keamanan lingkungan rumah, mulai dari menutup stop kontak dan meletakkan barang-barang elektronik di tempat yang aman. (AS)

Baca juga: Pertolongan Pertama Jika Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Referensi

Baby Center. “Electric shock in children”.

Being The Parent. “What To Do If Your Child Gets An Electric Shock? by Dr. Chetan Ginigeri”.

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.