Menu
Informasi tentang Kesehatan

Penyebab Balita Tidak Nafsu Makan

  • Bagikan

Kadang rasanya sedih ya Mums, ketika sudah capek-capek memasak untuk si Kecil, eh yang dibuatkan makanan malah tidak mau memakannya. Bahkan ketika Mums menawarkannya untuk mencoba sedikit saja, si Kecil masih terus menolak. Nah, sebelum memarahi si Kecil karena tidak mau makan, ada baiknya Mums memahami juga nih penyebab balita tidak nafsu makan.

 

Penyebab Balita Tidak Nafsu Makan

Kehilangan nafsu makan pada balita biasanya terjadi pada usia 2 hingga 6 tahun. Kondisi ini umumnya dipicu karena tingkat pertumbuhan anak yang melambat secara signifikan setelah tahun pertama. Pada tahun pertama, berat badan anak mungkin bisa bertambah sekitar 5 sampai 6 kilogram. Namun, antara usia 1 hingga 6 tahun, berat badannya mungkin tidak akan bertambah sebanyak ini. Bahkan, dalam kurun waktu 3-4 bulan, beberapa anak ada yang tidak menambah berat badan sama sekali.

Otak anak memiliki pusat nafsu makan. Bagian inilah yang mengatur asupan makanan dan mengarahkan mereka untuk makan sebanyak yang dibutuhkannya untuk tumbuh dan menghemat energi. Namun, karena pada usia di atas 2 tahun anak-anak sudah tidak tumbuh secepat usia sebelumnya, ia mungkin mulai kehilangan nafsu makan. Kondisi ini disebut juga dengan istilah anoreksia psikologis.

Selain tingkat pertumbuhan yang melambat, ada beberapa penyebab lain balita tidak nafsu makan, di antaranya:

 

1. Penyakit

Jika anak sedang sakit, mengalami demam, sakit tenggorokan, atau gejala lain yang membuatnya tidak nyaman, maka nafsu makannya akan mengalami penurunan. Kondisi ini biasanya berlangsung hingga fase penyembuhan dan akan membaik setelah si Kecil sudah benar-benar sembuh.

 

2. Depresi atau stres

Perubahan yang mendadak seperti kehilangan orang yang dicintai dapat menyebabkan stres. Stres ini juga berpotensi memicu hilangnya nafsu makan pada anak, serta membuatnya lebih cemas dan agresif terhadap orang lain.

 

Baca juga: Hindari Stres Saat Anak Mulai MPASI
 

3. Konsumsi junk food di antara waktu makan

Jika si Kecil mengonsumsi junk food di antara waktu makan pokoknya, maka ia mungkin akan kehilangan nfasu makan setelahnya. Selain kehilangan nafsu makan, kebiasaan makan junkfood ini juga berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas.

 

4. Asupan cairan berlebihan

Minum terlalu banyak cairan di antara dan selama makan, terutama yang bukan air putih, dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan karena perut si Kecil terasa sudah penuh.

 

5. Anemia

Jika anak mengalami anemia, maka ia akan merasa lemas dan juga kehilangan nafsu makan.

 

6. Kurangnya aktivitas fisik

Kurangnya aktivitas fisik dapat menghambat pencernaan sehingga mengurangi nafsu makan anak.

 

Baca juga: Pola Makan dan Cara Mencerna Makan Anak-anak yang Lebih Sehat

 

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Balita

Kurangnya nafsu makan si Kecil tentu terasa mengkhawatirkan ya, Mums. Nah, untuk mengatasi dan meningkatkan kembali nafsu makan si Kecil, berikut ada beberapa hal yang bisa Mums lakukan.

– Biarkan si Kecil menentukan sendiri porsi makanan yang akan dikonsumsinya.

– Batasi camilannya.

– Batasi asupan cairan selain air putih menjadi hanya sekitar 480 ml. Air dengan campuran lain biasanya mengandung kalori dan membuat anak menjadi kenyang sebelum makan.

– Sajikan makanan dengan variasi yang berbeda, mulai dari bahan dan penampilannya yang menarik.

– Sajikan dalam porsi kecil dahulu. Porsi yang kecil membuat anak mungkin akan menghabiskannya lebih cepat. Dan jika ia menyukai makanan tersebut, ia mungkin akan meminta untuk menambahkan lagi porsinya.

– Atur waktu makan anak di jam yang sama setiap harinya.

– Jadikan waktu makan sebagai momen keluarga yang menyenangkan, di mana anak dapat berinteraksi juga dengan orang tuanya. Hindari membiarkan anak makan sambil menonton televisi.

– Jangan menyuapinya. Jika si Kecil sudah bisa makan sendiri, hindari untuk menyuapinya, terutama ketika ia sudah tampak tidak tertarik untuk menyelesaikannya. Menyuapi anak hanya akan membuatnya seperti dipaksa untuk menghabiskan makanan tersebut. Akibatnya, timbul rasa trauma dan anak semakin kehilangan nafsu makannya.

 

Hilangnya nafsu makan pada balita adalah hal yang cukup umum terjadi. Umumnya, kondisi ini akan membaik dengan sendirinya seiring pertumbuhan si Kecil. Namun, jika balita menunjukkan kesulitan atau nafsu makan yang tidak kunjung meningkat dalam waktu lama, segera konsultasikan dokter untuk mencari tahu penyebab lebih jelasnya. (BAG)

 

Baca juga: Tambah Nafsu Makan Anak dengan Makanan Ini, Mums!
 

 

Referensi

First Cry Parenting. Loss of Appetite in Toddlers – Reasons & Solutions.

 

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.