Menu
Informasi tentang Kesehatan

Yoghurt untuk Bayi | GueSehat

  • Bagikan

Yoghurt sudah lama dikenal memiliki banyak manfaat untuk tubuh, mulai dari menjaga sistem pencernaan hingga mendukung kekuatan tulang. Namun, apakah bayi boleh diberikan yoghurt? Jika boleh, kapan usia yang tepat untuk memperkenalkannya? Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, yuk simak penjelasan berikut ini!

 

Apakah Yoghurt Aman untuk Bayi?

Yoghurt adalah pilihan makanan yang aman dan sehat untuk bayi, terutama bagi bayi yang baru mulai mengonsumsi makanan padat. Ketika bayi memasuki usia 6 bulan dan mulai makanan padat, Mums dapat memberikan yoghurt plain atau tanpa pemanis tambahan. Untuk manfaat yang lebih baik, pilihlah yoghurt dengan kandungan bakteri baik yang masih hidup.

 

Baca juga: 4 Manfaat Yoghurt Untuk Kesehatan
 

Kapan dan Bagaimana Memperkenalkan Yoghurt pada Bayi?

Memperkenalkan yoghurt pada bayi dapat dilakukan ketika ia sudah mulai mengonsumsi makanan padat. Tanda-tanda bayi siap untuk mengonsumsi makanan padat di antaranya ia dapat mengangkat kepala tanpa bantuan, mampu menggenggam, dan menunjukkan minat kepada jenis makanan.

Keuntungan dari yoghurt adalah konsistensinya yang cair, sehingga Mums dapat dengan mudah memperkenalkannya pada bayi dan pencernaan bayi pun dapat dengan mudah menerimanya.

Untuk memberikan yoghurt pada bayi, pastikan Mums memilih yang penuh lemak dan tanpa tambahan gula. Jika ingin nutrisi dan vitamin ekstra, Mums bisa juga menambahkan buah-buahan segar, seperti stroberi atau pisang.

 

Berapa Jumlah Yoghurt yang Dapat Diberikan pada Bayi?

Bayi yang mulai mengonsumsi makanan padat perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan rasa serta tekstur baru. Jadi, di awal perkenalan MPASI, Mums tidak perlu memberikan yoghurt langsung dalam jumlah banyak atau terlalu sering. Jika ia tampak menyukainya, perlahan-lahan Mums bisa memberikannya setiap hari dalam jumlah yang cukup. Namun, perlu diingat juga, tetap berikan jenis makanan lain untuk mencukupi kebutuhan nutrisi lainnya.

Memasuki usia 2 tahun, Mums dapat memberikan sekitar 16-24 ons lemak sehat setiap harinya. Dan yoghurt bisa menjadi sumber lemak sehat untuk asupan ini.

Secara lebih rinci berikut tips aman pemberian yoghurt untuk bayi.

 

Jumlah yoghurt yang dapat diberikan pada bayi sesuai usianya

6-12 bulan

Jumlah yang terbatas.

1-2 tahun

16-24 ons per hari.

2-3 tahun

2,5 porsi susu per hari.

 

Baca juga: Mana yang Lebih Sehat, Plain Yoghurt atau Flavored Yoghurt?
 

Manfaat Yoghurt untuk Bayi

Yoghurt memiliki banyak manfaat untuk bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan. Berikut beberapa manfaatnya.

 

1. Perkembangan otak

Yoghurt mengandung lemak sehat yang dibutuhkan untuk perkembangan otak si Kecil. Lemak juga memberikan energi yang dibutuhkan bayi untuk bergerak, bermain, dan tumbuh.

“Lemak sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf pusat. Maka itu, saya sedang mengupayakan agar seluruh keluarga memasukkan makanan yang mengandung lemak sehat, seperti yoghurt susu murni ke dalam menu makan sehari-hari mereka,” jelas Kacie Barnes, MCN, RDN, ahli gizi terdaftar yang berbasis di Dallas, Texas, dan pencipta Mama Knows Nutrition.

 

2. Kaya akan nutrisi penting

Yoghurt mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan bayi, seperti kalsium dan vitamin D. Untuk mendukung perkembangan yang sehat, bayi setidaknya membutuhkan sekitar 260 mg kalsium setiap hari ketika mereka mencapai usia 6 bulan. Dan yoghurt bisa menjadi pilihan sumber makanan yang enak untuk mencukupi kebutuhan tersebut.

Sementara itu, vitamin D juga sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tulang bayi. Jadi, mulailah untuk memberikan yoghurt pada si Kecil.

 

3. Mengandung probiotik

Yoghurt adalah makanan terbaik dengan kandungan probiotik. Probiotik adalah mikoorganisme hidup yang membantu pencernaan. Ketika bayi mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik, risiko mengalami diare pada bayi akan berkurang. Diare pada bayi sangat mengkahawatirkan karena bisa menyebabkan dehidrasi dan malnutrisi. Dalam beberapa penelitian, probiotik juga telah terbukti mampu mencegah dan mengurangi kolik pada bayi.

 

Yoghurt merupakan pilihan makanan yang bermanfaat bagi tubuh, termasuk untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Namun, tetap perkenalkan yoghurt secara bertahap pada bayi untuk menghindari kemungkinan terjadinya alergi. Ini mengingat yoghurt juga terbuat dari susu sapi yang biasanya menjadi pemicu alergi pada usia bayi. (BAG)

 

Baca juga: Dari 6 Jenis Yoghurt Ini, yang Mana Favoritmu?
 

 

Referensi

Very Well Family. “When Can My Baby Have Yogurt?”.

 

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.