Menu
Informasi tentang Kesehatan

Apa Hubungan antara Diabetes dan Skizofrenia?

  • Bagikan

Mungkin Diabestfriends berpikir bahwa tidak ada hubungan antara diabetes dan skizofrenia. Namun ternyata, penderita skizofrenia memiliki risiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa yang ditandai dengan gejala psikotik seperti halusinasi dan delusinasi.

Penelitian menunjukkan bahwa diabetes lima kali lebih umum ditemukan pada penderita skizofrenia. Ini berarti, 1 dari setiap 5 penderita skizofrenia memiliki diabetes. Nah, artikel di bawah ini akan membahas lebih lengkap tentang hubungan antara diabetes dan skizofrenia.

Baca juga: Jangan Ngopi Setelah Bangun TIdur, Begini Cara Menikmati Kopi dengan Cara Sehat!

Apa Hubungan antara Diabetes dan Skizofrenia?

Penderita skizofrenia biasanya memiliki faktor risiko yang membuat mereka lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 dibandingkan orang lain, di antaranya:

  • Obesitas
  • Kolesterol tinggi
  • Kadar gula darah tinggi
  • Merokok
  • Pola makan tidak sehat
  • Kurang aktivitas atau olahraga
  • Kurang tidur
  • Stres

Penderita skizofrenia biasanya tidak memiliki gaya hidup aktif. Mereka juga cenderung kurang mengonsumi buah dan sayuran, namun banyak makan makanan cepat saji yang tinggi gula dan lemak. Penelitian menunjukkan bahwa penderita skizofrenia lebih berisiko obesitas dibandingkan orang yang tidak memiliki skizofrenia.

Ada pula penelitian yang menunjukkan bahwa penderita skizofrenia cenderung kurang aktivitas dan olahraga. Mereka juga cenderung memiliki pola tidur tidak normal. Perubahan-perubahan ini bisa memengaruhi sistem metabolisme dan meningkatkan risiko diabetes.

Merokok juga salah satu faktor risiko diabetes tipe 2. Diketahui juga bahwa penderita skizofrenia cenderung lebih banyak merokok dibandingkan orang yang tidak memiliki skizofrenia. Faktor-faktor risiko inilah yang menjadi hubungan antara diabetes dan skizofrenia.

Selain faktor risiko yang berhubungan dengan gaya hidup, obat yang dikonsumsi penderita skizofrenia juga meningkatkan risiko diabetes. Pasalnya, ada kemungkinan obat-obat ini meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Selain itu, obat-obat ini juga bisa mengubah sistem metabolisme tubuh dan kadar gula darah. Obat-obat yang dimaksud di antaranya:

  • Antipsikotik
  • Antidepresan
  • Penstabil mood
Baca juga: Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Rokok Elektrik Memperburuk Penyakit Kronis

Komplikasi pada Penderita Diabetes dan Skizofrenia

Penderita diabetes yang tidak terkontrol bisa memiliki masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung atau stroke. Penyakit ini juga bisa merusak saraf, ginjal, dan mata. Hal ini juga bisa dialami penderita skizofrenia yang memiliki diabetes. Komplikasi diabetes semakin menurunkan kualitas hidup penderita skizofrenia.

Menurut estimasi, diabetes dan penyakit jantung bisa menyebabkan usia penderita skizofrenia berkurang hingga 15 tahun, sehingga bisa meningkatkan risiko kematian lebih dini.

Karena risiko-risiko diabetes ini, penting bagi dokter untuk melakukan skrining pada penderita skizofrenia untuk mendeteksi dini diabetes, sehingga bisa diobati dengan tepat. Pasalnya, banyak penderita skizofrenia yang juga memiliki diabetes tidak mendapatkan pengobatan yang tepat dan yang seharusnya mereka dapatkan.

Kalau Diabestfriends atau mungkin orang terdekat memiliki skizofrenia, konsultasikan dengan dokter, apakah obat yang dikonsumsi bisa menyebabkan diabetes menjadi semakin parah. Begitu juga dengan penderita skizofrenia, jika memiliki gejala-gejala diabetes, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Diabestfriends bisa mengontrol diabetes ataupun masalah lain yang berububungan diabetes, dengan mengonsumsi metformin atau menjalani rekomendasi pengobatan lainnya dari dokter. Dokter juga akan menyarankan agar Diabestfriends menjalani gaya hidup lebih sehat, termasuk menjaga kesehatan mental.

Baca juga: Pria Diabetes Berisiko Kekurangan Hormon Testosteron, Ini Dampaknya!

Sumber:

WebMD. Schizophrenia and Diabetes. Mei 2022.
Centers for Disease Control and Prevention: “Type 2 Diabetes,” “Smoking and Diabetes.”
Psychiatriki: “Schizophrenia and type 2 diabetes mellitus.”
International Journal of Endocrinology: “An Overview of Diabetes Management in Schizophrenia Patients: Office Based Strategies for Primary Care Practitioners and Endocrinologists.”
JAMA Psychiatry: “Impaired Glucose Homeostasis in First-Episode Schizophrenia A Systematic Review and Meta-analysis.”

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.