Menu
Informasi tentang Kesehatan

Jenis-jenis Tes untuk Mendeteksi Diabetes, Termasuk untuk Ibu Hamil

  • Bagikan

Kamu harus melakukan tes gula darah untuk mengetahui dengan pasti apakah kamu menderita pradiabetes, diabetes tipe 1, tipe 2, atau diabetes gestasional. Pengujian atau tes yang dilakukan sederhana, dan hasilnya juga cepat.

Berikut ini beberapa jenis tes untuk mendeteksi Diabetes Tipe 1, Diabetes Tipe 2, dan Pradiabetes, termasuk diabetes gestasional:

Tes A1C atau HbA1C

Tes A1C dilakukan untuk mengukur kadar gula darah rata-rata selama 2 atau 3 bulan terakhir. Bagaimana membaca hasil tes A1C”

  • di bawah 5,7% adalah normal

  • antara 5,7 dan 6,4% menunjukkan kondisi pradiabetes

  • dan 6,5% atau lebih tinggi menunjukkan seseorang sudah menderita diabetes.

Baca juga: Penderita Diabetes Wajib Tahu Tes HbA1c

Tes Gula Darah Puasa

Tes ini dilakukan dengan mengukur gula darah setelah yang bersangkutan berpuasa semalaman (tidak makan).

  • Jika kadar gula darah puasa 99 mg/dL atau lebih rendah maka dikatakan normal

  • 100 hingga 125 mg/dL menunjukkan pradiabetes

  • 126 mg/dL atau lebih tinggi menunjukkan diabetes.

Tes Toleransi Glukosa

Tes ini dilakukan untuk mengukur gula darah sebelum dan sesudah minum cairan yang mengandung glukosa. Sebelum melakukannya, pasien diminta berpuasa (tidak makan) semalaman, kemudian darah diambil untuk untuk menentukan kadar gula darah puasa.

Kemudian pasien minum cairan glukosa dan kadar gula darah diukur dalam waktu 1 jam, 2 jam, dan mungkin 3 jam sesudahnya.

  • Kadar gula darah setelah 2 jam 140 mg/dL atau lebih rendah dianggap normal

  • 140 hingga 199 mg/dL menunjukkan pradiabetes

  • 200 mg/dL atau lebih tinggi menunjukkan diabetes.

Baca juga: Gula Darah Sangat Tinggi Mencapai 400 mg/dL, Apa Bahayanya?

Tes Gula Darah Acak (Sewaktu)

Ini mengukur gula darah kapan pun saat seseorang ingin melakukan tes gula darah. Jadi, kondisi saat tes bisa saja dalam kondisi belum makan (puasa) atau sudah makan. Jika hadar gula darah 200 mg/dL atau lebih tinggi, artinya sudah dikatakan memiliki diabetes.

Tes untuk Diabetes Tipe 1

Tes kadar gula darah juga dilakukan sama untuk diabetes tipe 1. Namun, jika dokter menduga pasien menderita diabetes tipe 1, dilakukan tesa tambahan yaitu uji autoantibodi, untuk mencari zat yang menunjukkan tubuh menyerang dirinya sendiri.

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, dan ini yang membedakannya dengan diabetes tipe 2. Dokter juga akan melakukan tes urin untuk keton. Keton diproduksi ketika tubuh membakar lemak untuk energi, yang juga menunjukkan diabetes tipe 1, bukan diabetes tipe 2.

Baca juga: Pengendalian Diabetes pada Anak Melalui Program Changing Diabetes in Children

Tes untuk Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional adalah diabetes pada kehamilan. Tes kadar gula darah biasanya dilakukan antara 24 dan 28 minggu kehamilan. Jika risiko seorang wanita lebih tinggi untuk terkena diabetes gestasional lkarena memiliki lebih banyak faktor risiko, dokter akan menguji lebih awal.

Beberapa faktor risiko yang dimaksud antara lain, ibu hamil mengalami kelebihan berat badan dan ada riwayat diabetes di keluarga.

Jika hasil tes gula darah menunjukkan nilai yang sudah lebih tinggi dari nilai normal sejak awal kehamilan, wanita hamil tersebut diindikasikan menderita diabetes tipe 1 atau tipe 2, dan bukan diabetes gestasional.

Baca juga: Perencanaan Makan Bagi Ibu Hamil dengan Diabetes Gestational

Mencegah dan Mengelola Diabetes

Jika hasil tes menunjukkan bahwa Kamu kondisi pradiabetes, masih ada kesempatan mengubahnya agar tidak menjadi diabetes. Segera lakukan perubahan gaya hidup misalnya dengan diet seimbang, menurunkan berat badan, berolahraga secara teratur, perbaiki pola tidur, dan berhenti merokok.

Memiliki pradiabetes menempatkan seseorang pada risiko yang lebih besar untuk memiliki diabetes tipe 2. Kabar baiknya, jika intervensi dilakukan segera, maka risiko diabetes dapat diturunkan hingga 58%, bahkan sampai 71% pada orang yang berusia di atas 60 tahun.

Bagi yang hasil tesnya menunjukkan Kamu memiliki diabetes tipe 1, tipe 2, atau diabetes gestasional, bicarakan dengan dokter atau perawat tentang rencana perawatan dengan terperinci, termasuk edukasi hidup dengan diabetes. Dengan pengelolaan yang baik, orang dengan diabetes, atau ibu hamil dengan diabetes gestasional, dapat hidup sehat.

Baca juga: Inilah Gaya Hidup Modern yang Memicu Diabetes

Sumber:

CDC.gov. Diabetes Tests

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.