Menu
Informasi tentang Kesehatan

Kanker yang Paling Banyak Terjadi pada Laki-laki

  • Bagikan

Kanker adalah penyakit kronis yang sering kali bersifat mematikan. Ada berbagai jenis kanker yang dapat terjadi pada individu dari segala usia, baik laki-laki maupun perempuan. Meskipun secara umum kanker dapat terjadi pada siapa pun, tetapi ada beberapa jenis kanker yang lebih umum terjadi pada laki-laki.

 

Di sini, kamu akan diajak untuk mengetahui apa saja kanker yang paling banyak terjadi pada laki-laki. Ini dia informasinya!

 

Baca juga: 5 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Mengurangi Risiko Kanker Payudara

 

Kanker yang Paling Banyak Terjadi pada Laki-laki

Para pria, waspada pada kanker yang paling banyak terjadi pada laki-laki:

1. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang laki-laki. Lebih lanjut, setidaknya empat dari lima kematian akibat kanker paru-paru disebabkan oleh rokok. Untuk itu, perokok atau mantan perokok yang berusia 55 tahun ke atas sebaiknya melakukan pemeriksaan medis tahunan. Pasalnya, identifikasi dan pengobatan kanker paru-paru sejak dini dapat menyelamatkan hidup.

 

Selain itu, tidak menjadi perokok aktif maupun pasif dapat mengurangi risiko terkena kanker pari-paru. Sebab, hanya berada di sekitar asap rokok juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

 

Sementara, penyebab utama kanker paru-paru di antara bukan perokok adalah radon, bahan kimia radioaktif yang dapat terakumulasi di dalam ruangan. Untuk itu, kamu mungkin perlu tes untuk mengingatkan akan tingkat bahaya di rumah.

 

Baca juga: Penderita Kanker Paru Bisa Gunakan Aplikasi PULIH Selama Pandemi

 

2. Kanker kolorektal atau usus besar

Kelebihan berat badan atau obesitas, kurang olahraga, merokok, diet berat daging merah, daging olahan, dan penggunaan alkohol semuanya merupakan penyebab kanker yang dimulai di usus besar dan rektum. Untuk itu, kamu perlu memperbaiki gaya hidup untuk menurunkan risiko terkena kanker kolorektal.

 

Yang tak kalah penting, lakukan skrining rutin mulai usia 50 tahun. Deteksi dini membuat pengobatan yang efektif jauh lebih mungkin. Juga, tinjau riwayat kesehatanmu dan keluarga dengan dokter untuk mengidentifikasi tanda bahaya potensial lainnya, seperti penyakit radang usus dan polip.

 

3. Kanker kandung kemih

Kanker kandung kemih menyerang 36 dari setiap 100.000 laki-laki dan menyebabkan kematian pada delapan dari setiap 100.000. Gejala paling umum dari kanker kandung kemih adalah adanya darah dalam urine. Juga, menyebabkan sensasi sering ingin buang air dan rasa sakit yang membakar.

 

Cara terbaik untuk mewaspadai kanker ini adalah dengan segera memberi tahu dokter jika kamu memiliki gejala. Pengobatan kanker kandung kemih yang ditawarkan biasanya berupa pemberian obat langsung ke kandung kemih, kemoterapi, dan terapi radiasi, tergantung pada kapan kanker ditemukan.

 

Baca juga: Pengobatan Kanker Selama Pandemi Sebaiknya Tidak Ditunda

 

4. Kanker prostat

Pada tahun 2007, sekitar 160 dari setiap 100.000 laki-laki didiagnosis dengan kanker prostat, dan lebih dari 29.000 laki-laki meninggal karenanya, menurut CDC. Oleh sebab itu, laki-laki perlu mewaspadai kanker ini.

 

Kanker prostat sering terjadi tanpa gejala apapun, gejala lebih mungkin terjadi saat penyakit sudah berkembang. Gejala yang muncul biasanya berupa kecenderungan mengejan untuk buang air kecil, urine bocor, urine berdarah, dan nyeri tulang.

 

Kamu dapat mengurangi risiko mengembangkan jenis kanker ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, segera temui dokter jika kamu menemukan adanya masalah saat buang air kecil. 

 

5. Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang bisa mematikan, tetapi sangat dapat diobati pada tahap awal. Bahkan, seringkali dapat dicegah. Sebagai langkah pencegahan melanoma, lindungi diri dengan menggunakan tabir surya atau pakaian untuk menghalangi sinar UV matahari.

 

Selain itu, lakukan pemindaian kulit secara rutin. Jika kamu menemukan tahi lalat baru atau tahi lalat yang berubah warna, ukuran, atau bentuk, maka kamu perlu waspada. Orang-orang yang memiliki kulit putih, rambut merah atau pirang, dan banyak bintik-bintik juga perlu waspada karena ini merupakan faktor risiko dari melanoma.

 

Mengetahui lebih banyak tentang kanker yang paling umum untuk laki-laki harapannya dapat membantu kamu mengambil langkah untuk mulai mengurangi risiko kanker. Bicaralah dengan dokter tentang langkah pencegahan tambahan apa yang harus ambil dan kapan harus menjadwalkan pemeriksaan. Selain itu, menjauhi merokok, makan makanan sehat, menjaga berat badan yang sehat, dan melindungi kulit dari sinar matahari akan sangat membantu mengurangi risiko kanker umum ini.

 

Baca juga: Hati-Hati Gejala Kanker Ini Mirip Flu!

 

 

Sumber:

 Everydayhealth.com. Most common cancers in men. 

Webmd.com. Commons cancers in men.

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.