Menu
Informasi tentang Kesehatan

Kista Erupsi pada Bayi | GueSehat

  • Bagikan

 

 

Proses tumbuh gigi yang terjadi pada bayi memang seringkali diliputi banyak drama ya, Mums. Mulai dari rewel, demam, hingga menolak untuk makan, sudah sangat umum terjadi ketika si Kecil mengalami tumbuh gigi. Namun, selain beberapa hal tersebut, tahukah Mums jika saat tumbuh gigi, bisa saja si Kecil juga mengalami kondisi yang disebut dengan kista erupsi. Kista erupsi ini juga dapat membuat bayi merasa tidak nyaman. Nah, untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai kista erupsi pada bayi, yuk simak penjelasannya berikut ini!

 

Apa Itu Kista Erupsi?

Kista erupsi adalah kondisi di mana terdapat bengkak atau benjolan gelembung berisi cairan. Kondisi ini biasanya terjadi saat gigi muncul dan mahkotanya mendesak ke luar dari gusi. Kista erupsi umumnya terjadi pada anak yang baru mengalami proses tumbuh gigi sulung atau gigi permanen. Namun, dalam sebagian kasus, kondisi ini juga bisa terjadi pada bayi yang baru mau memiliki gigi susu.

Meski tampak mengerikan dan membuat anak tidak nyaman, kista erupsi sebenarnya tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri tanpa perlu pengobatan.

 

Baca juga: Ketika Gigi Bayi Mulai Tumbuh
 

Apa Penyebab Kista Erupsi?

Pembengkakan yang terjadi selama kista erupsi disebabkan oleh rongga folikuler yang mengembang di sekitar mahkota gigi. Hal ini dipicu akibat penumpukan cairan dari jaringan. Terkadang, cairan ini juga bercampur dengan darah, sehingga menyebabkan gelembung tampak berwarna pink.

Berdasarkan penelitian, ada beberapa faktor yang mungkin memicu terjadinya pembengkakan ini, di antaranya:

1. Proses tumbuh gigi

Pada masa awal proses tumbuh gigi, mahkota gigi akan berusaha naik ke permukaan gusi. Akibatnya, erupsi ini akan membuat jaringan terdesak dan menimbulkan pembengkakan di area sekitarnya.

 

2. Gusi yang terlalu padat

Gigi-gigi yang bersebelahan dan tumbuh bersamaan bisa meningkatkan risiko terjadinya kista erupsi. Kondisi ini lebih umum terjadi pada anak-anak yang lebih besar, tetapi juga bisa terjadi pada bayi.

 

3. Trauma atau luka

Bayi sering memasukkan mainan ke dalam mulutnya, terutama pada fase tumbuh gigi. Hal ini dapat tanpa sengaja membuat bagian gusinya terluka.

 

4. Kerusakan gigi

Kista erupsi tak selalu berkaitan dengan proses tumbuhnya gigi. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga disebabkan oleh kerusakan pada gigi serta gusi bayi.

Baca juga: Tanda Bayi Tumbuh Gigi
 

Apa Saja Gejala Kista Erupsi?

Ketika mengalami kista erupsi, bayi mungkin akan merasa tidak nyaman. Selain itu, Mums juga dapat memperhatikan beberapa gejala dan tanda berikut yang mneyertai:

– Benjolan yang muncul tampak seperti bisul di bagian gusi.

– Warna benjolan cenderung kebiruan hingga cokelat kemerahan. Dalam kasus penumpukan darah yang banyak, benjolan ini mungkin akan berwarna semakin gelap hampir kehitaman.

– Membuat gusi terlihat dan terasa lebih lembut ketika disentuh. Kondisi ini biasanya paling sering terjadi dalam beberapa hari sebelum gigi akan mengalami erupsi.

– Ukuran kista biasanya akan berbeda tergantung pada ukuran gigi. Kebanyakan kista memiliki ukuran diameter sekitar 0,6 cm. Namun, dalam beberapa kasus, kista juga dapat menutupi lebih dari satu gigi sehingga tampak lebih besar.

– Kista dapat muncul di salah satu sisi mulut saja atau bahkan kedua sisi dalam satu waktu.

– Dalam banyak kasus erupsi gigi, kista biasanya lebih sering terlihat di bagian rahang bawah area gigi geraham.

 

Bagaimana Penanganan Kista Erupsi pada Bayi?

Seperti telah disebutkan sebelumnya, kista erupsi sebenarnya merupakan kondisi umum dan tidak membutuhkan penanganan serius. Kista akan perlahan-lahan hilang dalam beberapa minggu, tergantung pada berapa lama proses pertumbuhan gigi bayi.

Namun, jika waktu pertumbuhan gigi terlalu lama dan membuat kista erupsi tak kunjung hilang, Mums dapat berkonsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan menyarakan pemeriksaan X-ray untuk mengetahui penyebab pertumbuhan gigi yang lambat. Hasil dari pemeriksaan ini akan menentukan prosedur medis selanjutnya. Jika kondisi masih terbilang normal, maka tidak perlu dilakukan tindakan. Akan tetapi, jika kondisi terbilang darurat, misalnya pertumbuhan gigi tidak sempurna, maka operasi mungkin akan dilakukan.

 

Itulah beberapa hal yang perlu Mums ketahui terkait kista erupsi pada bayi. Meski tampak mengerikan, tapi tak perlu khawatir karena kondisi ini sepenuhnya normal. Hal terpenting adalah membuat bayi agar tetap merasa nyaman, karena pada kondisi ini si Kecil mungkin akan lebih rewel dari biasanya. (BAG)

 

Baca juga: Apa Saja Sih Penyebab Gigi Bayi Tumbuh Terlambat?
 

 

Referensi

First Cry Parenting. Eruption Cyst in Babies (Teething) – Causes and Treatment.

Healthline. What to Do If Your Teething Baby Has an Eruption Cyst.

Mom Junction. Eruption Cyst In Babies: Causes, Signs, Risks, And Treatment.

 

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.