Menu
Informasi tentang Kesehatan

Kok Bisa Bayi Lahir Sudah Tumbuh Gigi?

  • Bagikan

Setelah 9 bulan, akhirnya si Kecil lahir juga! Ketika sedang memerhatikan si Kecil dengan penuh kasih sayang, Mums melihat di dalam mulutnya yang kecil ada gigi! Kok bisa ya bayi lahir dengan gigi?

Bisa saja, Mums. Kondisi langka ini disebut natal natal teeth. Mums enggak perlu khawatir dulu, karena pada umumnya bayi lahir dengan gigi bukan suatu hal yang berbahaya. Namun, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk lebih jelasnya.

Baca juga: Penyebab Kembung Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Natal Teeth atau Bayi Lahir Sudah Tumbuh Gigi?

Pada umumnya bayi baru tumbuh gigi ketika ia sudah berusia enam bulan. Namun, pada beberapa kasus, giginya tumbuh lebih cepat. Ketika gigi tumbuh dalam kurun waktu 30 hari setelah bayi lahir, kondisi ini disebut neonatal teeth.

Namun, beberapa bayi bahkan gigi tumbuhnya lebih dini lagi, yaitu ketika ia masih di dalam kandungan. Kondisi inilah yang disebut natal teeth.

Pada umumnya, natal teeth tumbuh di gusi bawah bayi. Kondisi ini sangat langka, dan bayi perempuan memiliki risiko lebih tinggi memiliki natal teeth dibandingkan bayi laki-laki. Namun, Mums tidak perlu khawatir, karena kondisi ini pada umumnya tidak berbahaya.

Penyebab Bayi Lahir dengan Gigi

Hingga saat ini penyebab bayi lahir dengan gigi belum diketahui. Namun natal teeth lebih sering ditemukan pada bayi yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti sindrom Sotos, sindrom Ellis-van Creveld, pachyonychia cogenita, dan sindrom Hallerman-Streiff.

Natal teeth juga lebih sering dialami bayi lahir prematur. Namun, bayi yang sehat pun bisa saja mengalami natal teeth. Kondisi lain yang juga dipercaya berkaitan dengan natal teeth adalah Pierre-Robin, displasia ektodermal, diastasis craniofacial. Beberapa sumber juga mengatakan bahwa natal teeth bisa saja kondisi turun temurun.

Namun, ahli pada umumnya setuju bahwa belum ada penelitian yang cukup untuk membuktikan secara jelas hubungan natal teeth dengan kondisi-kondisi tersebut. Beberapa penelitian memang menunjukkan hubungannya dengan beberapa sindrom, seperti sindrom Sotos. Namun, penelitian ini tidak cukup untuk dijadikan kesimpulan.

Baca juga: Mums, Begini Cara Memijat Bayi yang Benar dan Bisa Dilakukan di Rumah

Komplikasi Bayi Lahir dengan Gigi

Ada beberapa hal yang dikhawatirkan dapat terjadi pada bayi yang lahir dengan gigi, seperti secara tidak sadar menelan giginya, masalah makan, dan luka pada lidah. Natal teeth juga bisa menimbulkan rasa sakit pada Mums yang menyusui si Kecil. Jika hal-hal tersebut terjadi, Mums sebaiknya konsultasikan dengan dokter, sehingga dapat diatasi.

Perlukah Bayi Lahir dengan Gigi Diobati?

Pengobatan untuk bayi lahir dengan gigi tergantung dari beberapa faktor, termasuk apakah gigi termasuk menimbulkan gangguan makan bayi, atau apakah gigi tersebut menimbulkan rasa sakit di mulut bayi, serta apakah giginya goyang atau belum kuat.

Jika terjadi ketidaknyamanan atau kekhawatiran terkait hal-hal tersebut, dokter bisa saja merekomendasikan agar giginya dicabut. Namun, jika tidak ada masalah, tidak perlu ada intervensi atau pengobatan.

Baca juga: Busui Positif Covid, Apakah ASI-nya Mengandung Virus Covid-19?

Sumber:

Very Well Family. Can Babies Be Born With Teeth? What to Know About Natal Teeth. Februari 2022.
Jamani N, Ardini Y, Harun N. Neonatal tooth with Riga-Fide disease affecting breastfeeding: a case report. International Breastfeeding Journal. 2018
National Library of Medicine. Natal teeth.
Malki G, Al-Badawi E, Dahlan M. Natal Teeth: A Case Report and Reappraisal.

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.