Menu
Informasi tentang Kesehatan

Selalu Haus pada Penderita Diabetes, Apa Penyebabnya?

  • Bagikan

Diabestfriends sudah minum cukup air, tapi kenapa ya selalu haus? Kalau mengalami kondisi ini, sebaiknya Diabestfriends konsultasi dengan dokter. Rasa haus pada penderita diabetes perlu dicari tahu penyebanya.

Baca juga: Neuropati Sebabkan Penyembuhan Luka Diabetes Lebih Lama

Penyebab Selalu Haus pada Penderita Diabetes

Rasa haus pada penderita diabetes yang berlebihan disebut polidipsia. Kondisi ini cukup umum dialami penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Insulin membantu tubuh mengolah gula atau glukosa menjadi energi. Jika insulin di dalam tubuh tidak cukup, maka bisa terjadi kelebihan kadar gula di dalam darah. Organ ginjal berfungsi membantu kondisi ini. Ginjal bekerja keras menyerap dan menyaring kelebihan gula ini.

Gina berupaya mengeluarkan sebagian kelebihan gula tersebut lewat urin. Dalam proses ini, ginjal bisa menarik cairan dari jaringan-jaringan tubuh juga, dan hal ini bisa menyebabkan Diabestfriends dehidrasi dan merasa haus.

Polidipsia atau Ada Masalah Lain?

Kalau rasa haus yang dialami tidak kunjung hilang meskipun Diabestfriends sudah banyak minum, atau jika Diabestfriends lebih sering buang air kecil dari biasanya, maka mungkin penyebabnya polidipsia.

Tapi, bisa saja kondisi ini disebabkan oleh kondisi lain. Banyak obat yang bisa menyebabkan rasa haus dan mulut kering, termasuk:

  • Antipsikotik
  • Antidepresan
  • Antikonvulsan
  • SLGT2 inhibitor
  • Steroid

Selain itu, gejala mulut kering juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit khusus, seperti gangguan kelenjar saliva, sindrom Sjogren, dan HIV/AIDS.

Baca juga: Cara Minum Obat yang Benar, tidak Semua Diminum Setelah Makan

Risiko Polidipsia

Rasa haus berlebihan enggak cuma mengganggu, tapi juga bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi, yang jika berkepanjangan bisa menyebabkan mual, pusing, sakit kepala, dan pingsan. Dehidrasi juga bisa menghambat tubuh dalam mengeluarkan kadar gula darah berlebihan lewat urin. Maka itu, bisa menyebabkan hiperglikemia.

Hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol bisa meningkatkan berbagai risiko komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan saraf, kerusakan ginjal, penyakit mata, dan masalah kandung kemih serta gangguan seksual.

Mengobati Rasa Haus pada Penderita Diabetes

Kalau diabetes merupakan penyebab rasa haus yang Diabestfriends alami, maka yang perlu dilakukan adalah mengontrol kondisinya. Setelah didiagnosis, dokter akan memberikan perencanaan pengobatan diabetes.

Obat dan terapi diberikan untuk mengontrol kadar gula darah. Diabestfriends juga perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Konsumsi makanan sehat dan olahraga yang rutin. Batasi asupan karbohidrat, karena nutrisi ini yang paling memengaruhi kadar gula darah. Kalau Diabestfriends merokok, maka hentikan kebiasaan ini.

Kalau Diabestfriends juga mengalami mulut kering, maka bisa melakukan beberapa hal ini untuk meredakannya:

  • Makan dan kunyah permen bebas gula untuk memicu mulut memproduksi saliva.
  • Batasi asupan kafein.
  • Minum air putih yang banyak.
  • Hindari mengonsumsi obat antihistamin dan dekongestan yang bisa dibeli di apotik, jika tidak terlalu diperlukan.
  • Gunakan pelembab udara (humidifier) di dalam ruangan.
  • Jangan merokok
Baca juga: Tanda-tanda Diabetes dan Perbedaannya Antara Pria dan Wanita

Sumber:

WebMD. Diabetic Thirst: What Is It and How Can You Fix It?. Mei 2022.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases: “What is Diabetes?” “Type 1 Diabetes,” “Type 2 Diabetes,” “Diabetes Insipidus,” “Diabetes Overview,” “Insulin, Medicines, & Other Diabetes Treatments,” “Carbohydrate Counting & Diabetes.”
Mayo Clinic: “Diabetes symptoms: When diabetes symptoms are a concern,” “Dry mouth treatment: Tips for controlling dry mouth.”
Cleveland Clinic: 3 Reasons Why You May Be Feeling Really Thirsty.”

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.