Menu
Informasi tentang Kesehatan

6 Aktivitas Seks Berisiko yang Perlu Dihindari

  • Bagikan

Seks merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Seks yang normal dan sehat seharusnya menyenangkan bagi kamu dan pasangan. Namun, perlu diingat bahwa hubungan seks yang tidak dilakukan sebagaimana mestinya juga bisa berisiko menyebabkan bahaya, seperti menyebarkan penyakit atau menyebabkan kerusakan fisik atau emosional.

Untuk membantu kamu dan pasangan menghindari dampak buruk dari aktivitas seks, kali ini kamu akan diajak membahas beberapa aktivitas seks yang berisiko.

Baca juga: Bisa Rusak Suasana, 6 Hal Ini Harus Dihindari sebelum Berhubungan Intim

Aktivitas Seks Berisiko yang Perlu Dihindari

Ini dia beberapa aktivitas seks berisiko yang perlu dihindari.

1. Seks tanpa kondom

Melakukan seks tanpa kondom membuat kamu lebih mungkin terkena HIV dan penyakit menular seksual (PMS) lainnya. Aktivitas seksual melibatkan cairan tubuh seperti darah dan air mani berpindah dari satu orang ke orang lain. Jadi, jika pasanganmu mengidap HIV atau PMS lain, bahkan jika mereka tidak mengetahuinya, mereka dapat menularkan penyakit tersebut kepadamu.

Untuk menurunkan risiko, pria harus menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks. Ini akan mengurangi peluang tertular PMS tertentu. Perlu diketahui, kamu masih mungkin tertular herpes atau human papillomavirus (HPV) dari pasangan, bahkan jika salah satu di antara kalian menggunakan kondom. Namun, bagaimanapun juga, kondom adalah pilihan terbaik untuk mengurangi risiko tertular berbagai PMS.

Baca juga: 5 Mitos tentang Kondom yang Perlu Diluruskan!

2. Bergonta ganti pasangan seksual

Kamu lebih mungkin terkena berbagai PMS ketika memiliki lebih dari satu pasangan seks. Sebab, semakin banyak pasangan seksual artinya ada lebih banyak kemungkinan bahwa satu atau lebih dari mereka memiliki PMS.

Cara menurunkan risikonya adalah dengan hanya memiliki satu pasangan yang sudah dipastikan kesehatannya. Selain itu, lakukan tes PMS bersama-sama secara berkala untuk berjaga-jaga jika pasanganmu telah berkencan dengan orang lain.

3. Seks anal

Seks anal melibatkan memasukkan penis pria ke anus pasangannya. Beberapa orang memilih untuk melakukan ini sebagai bagian dari kehidupan seks mereka. Seks anal meningkatkan risiko penyebaran IMS karena anus memiliki lapisan tipis dan mudah rusak sehingga lebih rentan terhadap infeksi.

Beberapa penyakit yang dapat ditularkan selama seks anal meliputi:

  • klamidia
  • kutil kelamin
  • kencing nanah
  • HIV
  • sifilis.

Selain itu, seks anal juga dapat memperburuk wasir yang sudah ada. Jadi, yang terbaik adalah menghindari seks anal.

Baca juga: Seks Anal Bisa Menyebabkan Kanker Anus, Benarkah?

4. Fingering

Ini adalah aktivitas seks yang melibatkan memasukkan satu atau lebih jari ke dalam vagina pasangannya. Sebenarnya, tidak umum untuk fingering untuk menyebarkan IMS, tetapi masih ada risiko. Jika terdapat luka di jari, sekecil apa pun, risiko menularkan atau terkena IMS meningkat. Untuk menurunkan risiko, kenakan sarung tangan bedah sebelum melakukan fingering.

5. Berhubungan seks dengan PSK

Orang yang mencari uang sebagai pekerja seks komersial lebih mungkin untuk memiliki HIV dan PMS lainnya. Ini karena mereka berhubungan seks dengan banyak orang, yang mungkin di antaranya memiliki PMS tertentu. Selain itu, PSK juga biasanya tidak memiliki kekuatan untuk menuntut klien mereka menggunakan kondom.

Dengan begitu, saat kamu melakukan hubungan seks dengan PSK, kamu lebih mungkin tertular PMS. Cara terbaik untuk menghindari PMS adalah jangan pernah berhubungan seks dengan PSK.

6. Urine dan feses

Sebagian orang memilih untuk buang air kecil pada pasangan sebagai bagian dari kehidupan seks mereka. Padahal, terdapat risiko menularkan infeksi jika orang yang dikencingi memiliki kulit yang rusak.

Seks yang melibatkan feses bahkan membawa lebih banyak risiko. Ini karena feses mengandung organisme yang dapat menyebabkan penyakit atau infeksi, misalnya shigella. Feses juga dapat mengandung virus hepatitis A yang bisa ditularkan pada orang lain selama seks saat feses ini bersentuhan dengan kulit yang rusak, mulut, atau mata.

Cara terbaik untuk menghindari semua masalah yang terkait dengan seks adalah dengan menggunakan pelindung saat berhubungan seks, hanya berhubungan seks dengan satu pasangan yang sudah jelas kesehatannya, dan menghindari seks anal.

Baca juga: 6 Cara Menghentikan Kebiasaan Masturbasi, Mulai dari Sekarang!

Sumber:

Webmd.com. Whats risky sex

Nhs.uk. Sex activities and risk

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.