Menu
Informasi tentang Kesehatan

5 Cara Menurunkan Risiko Cacat Lahir pada Bayi, Calon Ortu Perlu Paham

  • Bagikan

Cacat lahir ialah kondisi yang hadir sejak seseorang dilahirkan. Sebagian cacat lahir diwarisi dari orang tua, sementara yang lain dipicu oleh masalah kromosom. Pada segelintir kasus, cacat lahir disebabkan oleh paparan selama kehamilan terhadap obat-obatan tertentu, infeksi, dan bahan kimia.

Meskipun tidak semua cacat lahir dapat dicegah, tetapi seorang perempuan dapat meningkatkan peluang memiliki bayi yang sehat dengan melakukan yang terbaik selama hamil. Di sini, Mums akan diajak membahas beberapa hal yang dapat Mums lakukan untuk menurunkan risiko bayi lahir cacat.

Baca juga: Adakah Risiko pada Janin Jika Ibu Hamil Sering Menangis?

5 Cara Menurunkan Risiko Cacat Lahir pada Bayi

Berikut ini 5 cara menurunkan risiko cacat lahir pada bayi:

1. Konsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari

Asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Jika Mums mengonsumsi cukup asam folat setidaknya satu bulan sebelum hamil dan selama kehamilan, ini dapat membantu mencegah bayi mengalami cacat lahir pada otak dan tulang belakang yang sedang berkembang. Cacat lahir ini berkembang pada awal kehamilan.

Mums bisa mendapatkan asam folat dari makanan atau suplemen yang diperkaya, atau kombinasi keduanya. Penting untuk mulai mengonsumsi asam folat setidaknya satu bulan sebelum program hamil dan dilanjutkan selama kehamilan.

Baca juga: Konsumsi Asam Folat Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria Lho!

2. Cek ke dokter atau bidan secara teratur

Bagi Mums dan Dads yang sedang berencana untuk memiliki bayi, bukan hal yang buruk untuk menemui dokter sedini mungkin dan mulai bersiap-siap untuk kehamilan. Lalu, selama kehamilan, penting untuk menepati semua janji perawatan prenatal.

Membuat rencana perawatan sebelum hamil dapat membantu menjaga kesehatan ibu dan bayi yang sedang berkembang. Nantinya, dokter juga akan memberikan obat-obatan dan nasihat sebelum dan selama kehamilan untuk memastikan ibu dan bayi selalu berada dalam kondisi terbaik.

3. Hindari paparan zat kimia berbahaya

Beberapa senyawa di lingkungan dapat meningkatkan risiko bayi mengalami cacat lahir. Untuk pasangan yang tinggal atau bekerja di dekat paparan timbal, harus mencari cara untuk membatasi paparan ini sebelum mencoba kehamilan. Juga, ibu hamil perlu menghindari mengonsumsi vitamin A dalam jumlah besar karena telah dikaitkan dengan cacat lahir yang parah.

Penting juga untuk membatasi paparan merkuri selama kehamilan dengan tidak makan ikan dengan kandungan merkuri tinggi, seperti hiu, ikan todak, king mackerel, dan tilefish. Namun, perlu diketahui bahwa Mums tidak harus menghindari semua ikan selama kehamilan karena makanan ini memberikan nutrisi yang berharga bagi ibu hamil dan janin yang sedang tumbuh. Yang terbaik adalah tanyakan pada dokter ikan mana yang perlu dihindari dan boleh dikonsumsi selama kehamilan.

Baca juga: Inilah Bahaya Keracunan Merkuri!

4. Optimalkan kesehatan sebelum hamil

Mums dengan masalah medis, melakukan yang terbaik untuk menstabilkan kondisi sebelum kehamilan akan mengurangi kemungkinan melahirkan bayi yang cacat. Wanita dengan diabetes yang tidak terkontrol memiliki peningkatan risiko masalah di otak, jantung, dan tulang belakang.

Hipertensi pada calon ibu juga meningkatan risiko aliran darah plasenta yang buruk, yang dapat menyebabkan perkembangan dan pertumbuhan yang tidak sesuai pada beberapa organ janin.

Jika Mums memiliki kondisi medis tertentu, temui dokter kandungan sejak merencanakan kehamilan untuk mendiskusikan perubahan gaya hidup atau pengobatan yang dapat membantu mengontrol kondisi. Setelah kondisi terkontrol, harapannya kamu bisa memiliki kehamilan yang aman bagi ibu dan janin.

5. Mencegah infeksi

Salah satu penyebab cacat lahir adalah infeksi. Tidak semua infeksi bisa dicegah, tetapi Mums dapat melakukan sesuatu untuk mengurangi risiko infeksi. Misalnya, hindari bepergian ke daerah dengan sanitasi yang buruk, jangan makan daging mentah atau setengah matang, dan mencuci buah dan sayuran sebelum memakannya.

Hindari kontak dengan kotoran hewan, seperti membersihkan kandang atau mengganti litter box kucing. Hindari paparan terhadap infeksi menular seksual (IMS), dan obati IMS sebelum kehamilan.

Kehamilan merupakan saat yang menyenangkan sekaligus bisa membuat stres. Melakukan semua yang terbaik untuk mempersiapkan kehamilan dan tetap sehat selama kehamilan akan membuat Mums tetap tenang.

Baca juga: Bahaya Sauna untuk Ibu Hamil, Risiko Melahirkan Bayi Cacat

Sumber:

Uabmedicine.org. 10 ways to help prevent birth defect.

CDC. Birth defect

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.