Menu
Informasi tentang Kesehatan

Anak Susah Disuruh Mandi | GueSehat

  • Bagikan

“Dulu perasaan kalau dimandikan si Kecil anteng-anteng saja, sekarang kok selalu drama, ya?” Apakah Mums sedang dalam fase di mana si Kecil berontak, menangis, sampai berguling-guling ketika disuruh mandi? Kenapa ya tiba-tiba anak susah disuruh mandi? Ini dia jawabannya!

 

Alasan Anak Susah Disuruh Mandi

Sabar, tarik napas dalam-dalam-dalam, lalu embuskan perlahan. Memang pasti rasa kesal sudah di ubun-ubun ya Mums melihat anak susah disuruh mandi. Sulitnya setengah mati dan harus ada drama dulu, deh. Padahal, tujuan mandi kan baik, yaitu untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya. Namun, anak susah disuruh mandi bukan tanpa alasan lho, Mums.

 

  1. Merasa Takut

Alasan pertama anak susah disuruh mandi bisa jadi karena ia mengalami ketakutan terhadap mandi dan air, yang biasanya muncul ketika usianya mencapai 1-2 tahun. Malah, ada istilahnya lho Mums ketakutan berlebihan pada mandi, yaitu ablutophobia.

 

Ada anak yang takut sabun, sampo, atau air masuk ke matanya, ada yang takut terpeleset, ada yang takut serangga menempel di kulitnya, dan ada pula yang takut karena mengaitkan sesi mandi dengan waktu beristirahat. Karena bila waktunya mandi sore tiba, si Kecil sadar tidak lama lagi akan disuruh Mums tidur, sehingga tidak punya lagi waktu untuk bermain.

 

  1. Sensitif terhadap Sekitarnya

Alasan kedua, pada rentang usia 1-2 tahun, terjadi pertumbuhan otak secara cepat. Si Kecil pun sedang mengalami fase kewaspadaan berlebihan terhadap lingkungan sekitarnya. Alhasil, ia pun kerap merasa kewalahan dan suka ketakutan.

 

Jika si Kecil sensitif terhadap suhu, bisa jadi ia mengalami masalah terkait stimulasi sensori. Jadi, ia bisa merasa suhu air terlalu dingin atau panas di kulitnya, walaupun menurut Mums suhu airnya biasa saja. Si Kecil juga bisa sensitif terhadap suara, sehingga ia ketakutan mendengar suara air ketika disiram ke tubuh atau kamar mandi. Terakhir, si Kecil bisa merasa tidak nyaman akan sensasi air saat mengalir di tubuhnya selama sesi mandi.

 

Mengatasi Anak Susah Disuruh Mandi

Walau terdengarnya aneh dan mungkin tidak masuk akal, Mums perlu memahami si Kecil. Bagaimanapun juga, ia sedang dalam fase tumbuh kembang, sehingga tengah belajar serta beradaptasi terhadap banyak hal. Lagipula, kita yang sudah dewasa juga suka masih merasa takut terhadap hal yang kita anggap asing, bukan?

 

Alih-alih memaksanya untuk mandi yang malah akan semakin menambah drama, berikan ia waktu dan ruang. Berikut beberapa hal yang bisa Mums lakukan:

 

  • Biarkan si Kecil mandi sambil bermain air atau mainan yang sudah disiapkan oleh Mums untuknya. Tidak apa-apa kalau waktu mandi sedikit molor atau kamar mandi jadi berantakan, yang terpenting si Kecil merasa senang dan menikmati waktu mandi.
  • Pilih produk sampo atau sabun yang tidak pedih di mata, serta minta izin kepadanya setiap Mums ingin membasuh wajahnya. Jadi, ia bisa menyiapkan diri dan memejamkan mata. Mums juga bisa mengajak si Kecil memilih sampo dan sabunnya sendiri agar ia bersemangat untuk mandi.
  • Majukan waktu mandi supaya si Kecil masih punya waktu untuk bermain sebentar sebelum bersiap untuk tidur.
  • Mandi bersama si Kecil juga bisa menjadi metode yang efektif untuk mengurangi ketakutannya.
  • Tanyakan metode mandi yang si Kecil sukai, apakah berendam di dalam bak mandi, dengan shower, atau dengan menggunakan gayung.
  • Jangan pernah meninggalkan si Kecil sendirian. Selain bisa membuatnya ketakutan, meninggalkan si Kecil tanpa pengawasan orang dewasa juga berbahaya.
  • Pasang alas antislip. Apabila si Kecil takut tergelincir, maka memasang alas antislip bisa menjadi solusi.
  • Perhatikan suhu air. Bila memandikan si Kecil, pastikan suhu airnya tidak melebihi 48,9° Cek kondisi air menggunakan termometer air atau menggunakan siku Mums.

 

Berempatilah terhadap ketakutan si Kecil saat disuruh mandi dan jangan menghukum atau memarahinya ya, Mums. Percayalah pasti ada alasan di balik anak susah disuruh mandi. Bila ini terjadi pada si Kecil, jangan khawatir. Biasanya, ini akan berlalu dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Semangat, Mums! (AS)

 

Referensi

What to Expect: Resisting Bathtime

At Parenting Survival: 10 Strange Reasons Why Kids Hate Bath Time & How to Fix it

KinderCare: Ablutophobia: The Naked Truth About Bath Time Fears



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.