Menu
Informasi tentang Kesehatan

Bolehkah Bumil Makan Salak? | GueSehat

  • Bagikan

Salak merupakan buah yang menyegarkan. Mungkin saat sedang hamil Mums ingin sekali makan salak. Tapi, Mums ingat ada yang bilang katanya kalo makan salak saat hamil bisa anaknya lahir dengan kulit bersisik. Ada juga yang bilang salak menyebabkan konstipasi saat hamil. Jadi, bolehkah bumil makan salak? Untuk menjawab pertanyaan Mums tentang bolehkah bumil makan salak, baca penjelasan di bawah ini, ya!

 

Baca juga: Bagaimana ya, Cara Menghilangkan Stretch Marks Membandel yang Telanjur Putih?
 

Bolehkah Bumil Makan Salak?

Jadi, bolehkah bumil makan salak atau apakah rumor-rumor yang beredar benar? Supaya Mums tidak keliru, baca penjelasan lengkapnya: 

 

Fakta 1: Buah Salak Aman dan Sehat Dikonsumsi saat Hamil

Pada setiap 100 gram salak mengandung 82 kalori, karbohidrat, protein, vitamin C, vitamin B, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, antioksidan, beta karoten, dan serat. Karena mengandung banyak nutrisi, tentunya salak boleh dikonsumsi ibu hamil.

Selain itu, salak juga tinggi kandungan pektin. Pektin merupakan serat larut yang efektif membantu membangun sistem intelijen pada bayi di dalam rahim. Tidak hanya itu, pektin juga membantu meningkatkan memori di otak. Jadi, Mums salak boleh dan aman ya, dikonsumsi saat hamil.

 

Fakta 2: Rumor yang Beredar Tidak Benar, Mums!

Tidak ada penelitian ilmiah untuk membuktikan bahwa bayi akan memiliki kulit bersisik jika ibunya makan salak saat hamil. Tidak ada pula bukti penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa makan salak akan membuat ibu hamil mengalami kontraksi. 

Selama tidak ada penelitian yang membuktikan hal tersebut, Mums tidak perlu khawatir, ya. Salak sangat aman dan boleh dimakan saat hamil. 

 

Fakta 3: Makan Salak Tidak Akan Menyebabkan Konstipasi

Selama Mums tidak mengonsumsinya terlalu berlebihan, salak tidak akan menyebabkan konstipasi. Namun, konsumsi berlebihan bisa memicu peningkatan produksi asam lambung. Kondisi ini bisa menyebabkan Mums merasa mual, kembung, atau bahkan muntah, khususnya jika Mums mengonsumsinya saat perut sedang kosong.

Jadi, salak aman dikonsumsi ibu hamil. Tapi, jangan terlalu banyak makan salak saat hamil, khususnya ketika perut Mums masih kosong. Jadi makan dulu ya Mums, sebelum makan salak.

 

Baca juga: Bayi Buang Air Kecil dan Buang Air Besar Enggak Sih di Dalam Kandungan?
 

Tips Makan Salak saat Hamil

Berikut tips aman makan salak saat hamil:

  • Kupas salak secara perlahan dan berhati-hati, supaya tangan Mums tidak terluka.
  • Selalu cuci salak setelah dikupas dan sebelum dimakan.
  • Pilih salak yang segar, jangan konsumsi buah yang sudah terlalu lama disimpan. Pasalnya, buahnya bisa busuk dan malah menyebabkan Mums terinfeksi bakteri atau parasit.
  • Makan salak dengan lapisan halus yang menyelimuti buahnya. Pasalnya, lapisan tersebut bisa menurunkan risiko konstipasi.

Jadi, sekarang sudah diluruskan ya Mums, fakta-fakta tentang buah salak dan apakah boleh dikonsumsi saat hamil. Ingatlah, apapun yang dikonsumsi berlebihan tidak baik, apalagi ketika Mums sedang hamil. Salak aman dikonsumsi ibu hamil, asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Mums! Kalau Mums masih ragu, sebaiknya konsultasi ke dokter terkait bolehkah bumil makan salak. Dokter akan memberikan saran dan rekomendasi sesuai kondisi Mums.

 

Baca juga: Normalkah Mengalami Kram Perut atau Kontraksi Setelah Berhubungan Seks saat Hamil?

 

 

Referensi

The Snake Fruit. Is it safe to eat snake fruit during pregnancy?. Juni 2019.
Health Benefits Fruits. Health Benefits Of Salak Fruit During Pregnancy (Pregnant Women). Agustus 2019.



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.