Menu
Informasi tentang Kesehatan

Cara dalam Menghadapi Anak Beranjak Remaja

  • Bagikan

Memiliki anak merupakan salah satu kebahagiaan tersendiri bagi pasangan yang sudah menikah. Bisa memiliki anak dan menjadi orang tua adalah tantangan yang harus dihadapi. Apalagi jika anak sudah beranjak dewasa. Banyak yang perlu orang tua perhatikan terkait tingkah laku anak-anak yang menuju remaja.

 

Anak-anak dengan masa peralihan menuju remaja biasanya memiliki sifat yang sangat sulit diatur dan tidak segan-segan untuk membantah apa yang orang tuanya katakan ataupun peraturan yang sudah dibuat. Di masa-masa seperti ini, peran orangtua sangatlah penting dalam memahami tahap pertumbuhan pada anak.

 

Baca juga: Remaja Kena Mental, Ini yang Harus Dilakukan

 

Menghadapi Anak Beranjak Remaja

Berikut beberapa cara yang bisa orang tua terapkan dalam menghadapi anak menuju remaja:

 

1. Jangan membandingkan anak

Biasanya para orang tua selalu membandingkan anak-anaknya dengan anak orang lain. Apalagi jika anak memiliki sifat yang sulit diatur dan keras kepala serta tidak sesuai dengan keinginan orang tua.

 

Membandingkan anak bisa membuat anak merasa minder dan tertekan serta merasa tidak dihargai. Lebih baik berikan motivasi dan kata-kata yang membangun agar anak bisa menjadi lebih baik, dan berikan pujian untuk hal baik yang sudah dia lakukan.

 

2. Jadilah pendengar

Di saat anak beranjak remaja, biasanya memiliki banyak pertanyaan dan banyak hal yang ingin disampaikan terkait apa yang sedang dipikirkan ataupun kegelisahan yang sedang muncul.

 

Biasanya para orang tua selalu ingin didengarkan oleh anak, namun tidak pernah mau mendengarkan. Padahal, yang anak butuhkan di masa-masa ini adalah didengarkan. Dengan orang tua mau menjadi pendengar, mendengarkan anak, bisa membangun kepercayaan anak dan membuatnya bisa bercerita apapun yang sedang dialami.

 

Baca juga: Mengenal Depresi dan Pikiran Bunuh Diri pada Remaja

 

3. Belikan pengetahuan tentang rokok, seks, dan lainnya

Di usia ini, anak biasanya mencari tahu tentang banyak hal seperti rokok, narkoba, seks dan hal negatif lainnya. Biasanya anak mencari tahu karena rasa penasaran atau pengaruh lingkungan.

 

Orang tua jangan pernah sungkan dan ragu untuk membicarakan terkait hal tersebut kepada anak. Orang tua bisa mulai mencoba memberitahu apa dampak melakukan seks sebelum nikah, merokok, dan penggunaan narkoba. Karena lebih baik si anak tahu tentang hal itu dari keluarga daripada dari orang lain.

 

4. Hargai dan berikan anak privasi

Seiring bertambahnya usia, terkadang orang tua lupa jika anak membutuhkan privasi. Orang tua biasanya menganggap urusan anak adalah urusannya, mereka lupa jika semakin anak beranjak dewasa, semakin anak membutuhkan dan memiliki privasi sendiri.

 

Sebagai orangtua, seharusnya bisa memahami dan memberikan serta menghargai privasi anak. Seperti tidak mengecek handphone anak tanpa izin, mengetuk pintu dan meminta izin anak untuk masuk ke dalam kamar.

 

5. Berikan kebebasan namun tetap bertanggung jawab

Memberikan anak kebebasan bukan berarti anak bisa melakukan apapun semaunya. Orang tua juga harus memberikan pengertian untuk tetap bertanggung jawab walaupun diberikan kebebasan. Orang tua bisa memberitahukan jika akan ada konsekuensi terhadap setiap pelanggaran seperti memberikan hukuman tanpa adanya kekerasan. Sehingga anak bisa bertanggung jawab dengan apa yang dia perbuat.

 

Itu tadi beberapa cara yang bisa para orangtua terapkan untuk menghadapi anak yang beranjak remaja. Jangan lupakan jadilah teman untuk anak dan ikuti perkembangan zaman. Karena cara mendidik anak saat ini tidak sama dengan mendidik anak pada era orang tua. Peran keluarga dan orang tua sangat penting dalam mendidik anak saat ini. Karena anak akan merasa nyaman dan betah tinggal di rumah jika anak merasa disayangi, dihargai dan diberikan kepercayaan. 

 

Baca juga: Kecanduan Medsos Bisa Berbahaya



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.