Menu
Informasi tentang Kesehatan

Haruskah Berhenti Menyusui saat Pilek?

  • Bagikan

Flu merupakan salah satu penyakit yang sangat mudah menular. Tak heran jika banyak Mums yang merasa khawatir jika harus menyusui ketika dalam kondisi pilek. Lantas, haruskah berhenti menyusui saat sedang flu? Untuk menjawab pertanyaan Mums, yuk cari tahu selengkapnya berikut ini!

 

Apakah Aman Menyusui saat Pilek atau Demam?

Tak perlu khawatir Mums, menyusui saat pilek atau demam masih terbilang aman kok untuk dilakukan. Seorang ibu akan menghasilkan antibodi di dalam ASI untuk melindungi anaknya. 

 

Baca juga: Coba Cara Penyembuhan Sakit Flu ketika Menyusui Ini!
 

Mengapa Mums Perlu Tetap Menyusui saat Pilek?

ASI dibuat khusus untuk bayi. Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, ASI juga memberikan antibodi yang dibutuhkan bayi untuk melawan infeksi. Jadi, dengan tetap menyusui walaupun Mums sedang sakit, dapat membantu melindungi bayi dari infeksi yang sedang Mums alami. Secara rinci, berikut sejumlah alasan mengapa Mums perlu tetap menyusui saat pilek.

 

1. Mencegah penyapihan dini

Berhenti menyusui secara tiba-tiba dapat membuat Mums mengalami risiko pembengkakan pada payudara, saluran payudara tersumbat, atau mastitis. Ini juga berpengaruh terhadap sistem pencernaan dan kekebalan bayi karena harus menyesuaikan dengan perubahan mendadak.

 

Lebih lanjut, jika bayi tidak lagi menerima ASI dan akhirnya diberikan makanan padat pada usia di bawah 6 bulan, bayi berisiko tinggi mengalami anemia defisiensi besi, infeksi, dan masalah berat badan.

 

2. Peningkatan imunitas

ASI mengandung antibodi danan faktor imunologis lainnya, yang dapat membantu melindungi bayi dari flu. Oleh karena itu, apabila memang Mums terlalu lemah untuk menyusui langsung, Mums bisa memberikan ASI perah yang sudah disimpan sebelumnya untuk si Kecil.

 

3. Memberikan kenyamanan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menyusui lebih efektif daripada cara lainnya untuk mengurangi rasa sakit yang dialami bayi. Jadi, untuk mencegah bayi mengalami gejala infeksi yang lebih parah, tetap berikan ASI secara rutin.

 

4. Sumber nutrisi lengkap untuk bayi

ASI mengandung semua nutrisi penting, antibodi, dan faktor lain yang penting untuk tumbuh kembang bayi. Maka dari itu, penting untuk terus menyusui dalam kondisi apa pun.

 

5. Menjaga jumlah produksi ASI tetap stabil

Berhenti menyusui selama sakit atau infeksi dapat mengurangi suplai ASI secara keseluruhan. Hal ini tentu dapat berpengaruh juga terhadap bayi yang masih membutuhkan ASI.

 

Baca juga: 4 Penyebab Umum Ibu Sulit Menyusui
 

Kapan Mums Tidak Diperbolehkan Menyusui?

Meskipun menyusui saat Mums sedang sakit sangat dianjurkan, menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Mums perlu menghindari menyusui bayi ketika berada dalam beberapa kondisi berikut:

– Bayi didiagnosis dengan galaktosemia klasik, kelainan metabolik genetik yang langka.

– Ibu terinfeksi sel T lymphotropic virus tipe I atau tipe II.

– Ibu dicurigai atau dikonfirmasi terkena penyakit ebola.

– Ibu menggunakan obat-obatan terlarang.

– Ibu mengalami keracunan makanan yang berkembang menjadi septikimia, di mana bakteri sudah masuk ke aliran darah. Namun, kondisi ini sebenarnya cukup jarang terjadi.

 

Perawatan Ketika Ibu Menyusui Pilek

Penggunaaan obat tertentu, seperti parasetamol dan ibuprofen, masih tergolong aman untuk mengatasi gejala pilek pada ibu menyusui. Namun, hal tersebut tetap perlu dikonsultasikan dengan dokter. Selain mengonsumsi obat pereda pilek, Mums juga dapat melakukan beberapa tips utuk meredakan gejalanya, seperti berikut ini:

– Pastikan Mums banyak beristirahat.

– Gunakan air garam atau cuka sari apel untuk berkumur. Ini dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk yang biasanya juga menyertai pilek.

– Cobalah gunakan semprotan hidung untuk mengurangi masalah saat hidung tersumbat.

– Mandi air hangat.

– Konsumsi bawang putih mentah. Namun, jika Mums tidak menyukai rasa bawang putih mentah yang terlalu kuat, Mums bisa mengolahnya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

– Gunakan minyak esensial yang dapat melegakan pernapasan.

– Perbanyak konsumsi vitamin C.

– Pastikan tubuh terhidrasi.

 

Pilek adalah masalah kesehatan umum yang sebenarnya tidak membutuhkan perawatan medis serius. Dalam kebanyakan kasus, pilek akan membaik dengan sendirinya seiring waktu, sehingga Mums tidak perlu terlalu khawatir meski sedang menyusui si Kecil.

 

Kendati demikian, tetap perhatikan beberapa hal untuk mengurangi kemungkinan bayi tertular gejala yang lebih parah. Selalu jaga kebersihan diri dan jika memungkinkan gunakan masker saat sedang menyusui. (AS)

 

Baca juga: Bolehkah Ibu Menyusui Minum Obat?
 

 

Referensi

First Cry Parenting. “Breastfeeding a Baby With Fever or Cold”.

 

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.