Menu
Informasi tentang Kesehatan

Ibu Hamil Boleh Puasa | GueSehat

  • Bagikan

Wah, tidak terasa bulan ini kita sudah mulai berpuasa lagi ya, Mums. Bagi Mums yang sedang menjalani masa kehamilan, tentu bulan Ramadan tahun ini terasa dua kali lebih istimewa.

 

Nah,  berbicara tentang berpuasa di bulan Ramadan, sebenarnya bolehkah ibu hamil berpuasa? Jika boleh, bagaimana aturannya, ya? Untuk mengetahui lebih jelas, yuk simak ulasan berikut ini!

 

Bolehkah Ibu Hamil Puasa?

Dalam hukum Islam, ibu hamil dan ibu menyusui sebenarnya tidak diwajibkan untuk berpuasa selama bulan Ramadan. Sebagai gantinya, ibu hamil dan ibu menyusui bisa membayar fidiah sesuai dengan jumlah hari puasa yang terlewatkan. Akan tetapi, jika Mums tetap ingin berpuasa selama bulan Ramadan, hal tersebut tetap diperbolehkan kok, asalkan kondisi kehamilan Mums sehat dan pastinya sudah berkonsultasi dengan dokter.

 

Sebaliknya, jika Mums mengalami beberapa komplikasi selama hamil, seperti darah tinggi, diabetes, infeksi ginjal, atau gangguan jantung, maka berpuasa di bulan Ramadan sama sekali tidak dianjurkan dalam hukum Islam.

 

Baca juga: Mums, Ketahui Kondisi Apa Saja yang Membuat Ibu Hamil Tidak Boleh Puasa
 

Bagaimana Aturan Puasa bagi Ibu Hamil?

Selama kondisi Mums dan kandungan dinyatakan sehat oleh dokter, maka Mums masih diperbolehkan untuk berpuasa. Pada trimester pertama khususnya, di mana kebutuhan energi Mums sebenarnya hampir sama dengan sebelum hamil, maka berpuasa terbilang aman untuk dilakukan.

 

Namun, menurut dr. Muhammad Fadli, Sp.OG., ketika diwawancarai oleh Teman Bumil, jika pada trimester ini Mums mengalami mual dan muntah hebat, puasa sebaiknya ditunda terlebih dulu.

 

Selanjutnya, pada trimester kedua, biasanya keluhan-keluhan kehamilan seperti mual dan muntah sudah tidak terlalu terasa, maka Mums bisa melanjutkan berpuasa. Meski begitu, perlu diingat bahwa kebutuhan nutrisi Mums di trimester ini mungkin akan jauh lebih meningkat dari sebelumnya untuk mengakomodasi kebutuhan bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, pastikan untuk memperhatikan asupan nutrisi Mums selama bulan puasa ini.

 

“Masuk trimester dua, silakan berpuasa dengan cara pastikan makan karbohidrat kompleks yang bertahan lebih lama di perut, sehingga asam lambung tidak cepat naik. Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air minimal 2,5 liter per hari. Jika muncul tanda dehidrasi, seperti lemas, pusing, pingsan, atau gerakan janin berkurang, segera batalkan puasa,” jelas dr. Fadli.

 

Tips Nyaman Berpuasa bagi Ibu Hamil

Agar puasa kali ini tetap terasa nyaman bagi Mums, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, antara lain:

– Jika cuaca sedang panas, hindari melakukan aktivitas yang terlalu berat dan terlalu lama, terutama saat berada di luar ruangan.

– Perubahan kebiasaan makan dan kekurangan cairan dapat membuat Mums mengalami sembelit. Jadi, perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi saat berbuka puasa, seperti biji-bijian, buah, sayuran, dan kacang-kacangan.

– Minta bantuan orang terdekat untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang berat.

 

Baca juga: Ketahui Makanan Sahur dan Buka Puasa yang Sehat untuk Ibu Hamil!
 

Hindari Makanan dan Minuman Ini Selama Berpuasa

Selain memperbanyak konsumsi karbohirat kompleks dan menjaga asupan cairan, Mums sebaiknya juga menghindari konsumsi makanan dan minuman berikut selama berpuasa:

Kafein karena bersifat diuretik, sehingga dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi.

Makanan asam atau terlalu berminyak karena dapat meningkatkan asam lambung.

– Makanan dan minuman manis yang berlebihan.

– Makanan mentah dan tidak matang.

 

Tanda-tanda Bahaya Jika Ibu Hamil Berpuasa

Segera berbuka dan hubungi dokter jika Mums mengalami beberapa tanda bahaya berikut:

– Berat badan Mums tidak bertambah atau justru menurun. Hal ini bisa berbahaya karena mungkin saja berdampak pada tumbuh kembang janin. Oleh karena itu, timbang berat badan Mums secara rutin di rumah dan saat melakukan kontrol ke dokter kandungan.

– Merasa sangat haus, buang air kecil menjadi sangat jarang, atau jika warna urine menjadi gelap. Ini adalah tanda dehidrasi dan bisa membuat Mums rentan mengalami ISK (Infeksi Saluran Kemih) atau komplikasi lainnya.

– Merasa sangat lemas, kelelahan, atau pusing, walaupun setelah Mums beristirahat. Segera berbuka puasa dengan minuman atau makanan manis dan hubungi dokter.

 

Bagi beberapa Mums, kehamilan mungkin bukan menjadi penghalang untuk tetap berpuasa selama bulan Ramadan. Akan tetapi, pastikan untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan Mums dan juga si Kecil dalam kandungan, ya. Segera berbuka atau tunda puasa jika kondisi Mums mengalami beberapa tanda bahaya saat sedang berpuasa. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter jika ingin berpuasa. (AS)

 

Baca juga: Hidangan yang Perlu Dihindari saat Berbuka Puasa
 

 

Referensi

Baby Centre. Fasting in pregnancy.

First Cry Parenting. Fasting During Pregnancy.

Tommys. Fasting in pregnancy.



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.