Menu
Informasi tentang Kesehatan

Mainan untuk Bayi di Bawah 6 Bulan

  • Bagikan

Ada banyak tugas yang perlu dilakukan oleh orang tua baru untuk buah hatinya. Mulai dari memenuhi kebutuhan gizi, menyediakan perlengkapan bayi, mengatur jadwal tidur, hingga memilih permainan. Ya, bayi sudah butuh bermain sejak sebelum berusia usia 6 bulan.

 

Meskipun bayi yang baru lahir sering mengantuk pada awalnya, seiring waktu ia akan terjaga dan waspada untuk waktu yang lebih lama. Ia juga mulai memiliki jadwal tidur dan terjaga yang teratur. Pada saat terjaga inilah bayi dapat diajak bermain.

 

Sayangnya, bagi banyak orang tua, menentukan permainan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan lebih sulit daripada untuk anak yang lebih besar. Nah, untuk membantu Mums memilih permainan yang tepat, di sini akan dijelaskan beberapa mainan yang cocok untuk bayi di bawah 6 bulan.

 

Baca juga: 5 Jenis Permainan untuk Melatih Kemampuan Bicara Bayi

 

Mainan yang Cocok untuk Bayi di Bawah 6 Bulan

Berikut ini adalah beberapa jenis mainan yang cocok untuk dimainkan oleh bayi berusia di bawah 6 bulan.

 

1. Play gym

Play gym adalah mainan bayi berupa karpet bergambar, yang disertai dengan mainan-mainan kecil yang ada di sekeliling karpet dan digantung di bagian atas. Menempatkan bayi di atas matras bergambar dapat membantu tummy time menjadi lebih mudah bagi bayi. Tummy time membantu membangun kekuatan pada otot-otot di leher dan lengan bayi. Nantinya, kontrol ini akan digunakan untuk keterampilan motorik lainnya, seperti merangkak dan berbicara.

 

Lalu, saat tengkurap, mata dan kepala bayi akan mengikuti ke mana mainan itu bergerak. Ini juga akan melatih bayi menggerakkan lengan dan kakinya untuk menyentuh mainan yang menjuntai.

 

2. Kerincingan

Beberapa kerincingan mengeluarkan suara atau lampu berkedip. Beberapa memiliki tekstur lembut, sementara yang lain terbuat dari yang plastik keras. Semua hal ini membuat bayi penasaran dan tertarik dengan kerincingan.

 

Kerincingan membantu bayi belajar menggunakan tangan, kaki, mata, dan sebagian besar indranya. Reaksi bayi pada awalnya acak, tetapi pada akhirnya ia akan belajar mengendalikan tindakannya dari waktu ke waktu.

 

Kerincingan juga akan membantu bayi belajar sebab akibat, seperti menggoyangkan kerincingan akan membuatnya mengeluarkan suara. Saat mendapatkan reaksi atau respons yang disukai, ia akan belajar melakukan langkah secara berulang-ulang. Dalam memilih kerincingan untuk bayi, pilihlah yang ringan, halus, dan mudah dipegang. Cari juga yang mudah dibersihkan dari gumoh dan air liur.

 

Baca juga: Di Balik Permainan Cilukba, Ada Manfaat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

 

3. Buku sensorik

Tidak ada kata terlalu dini untuk mengenalkan buku. Bahkan, anak bisa diperkenalkan pada buku sejak belum berusia 6 bulan. Namun, untuk menarik minat bayi, pilihlah buku yang bisa menstimulasi berbagai indra, seperti terdapat gambar yang berwarna warni, pita, halamannya bisa berkerut, berbahan kain, silikon bertekstur, dan sebagainya. Saat ini, ada banyak buku sensorik yang dirancang untuk bayi. Buku ini menawarkan berbagai sensasi berbeda ketika disentuh dan dilihat oleh bayi.

 

4. Mainan mandi

Tidak semua bayi suka mandi. Namun, menambahkan satu atau dua mainan yang aman pada waktu mandi dapat membantu membuat bayi lebih menikmati waktu mandi. Harapannya, dengan mengalihkan perhatian pada mainan, bayi tidak akan memberontak ketika dimandikan.

 

5. Teether

Seiring tumbuh kembangnya, Mums akan memperhatikan bahwa bayi suka memasukkan tangan, kaki, bahkan berbagai benda ke mulutnya. Ini dilakukan karena bayi tertarik mengeksplorasi mainan dengan indranya, termasuk rasa. Selalu awasi si Kecil saat bermain, untuk memastikan ia tidak memasukkan sesuatu yang berbahaya ke mulutnya.

 

Teether adalah mainan yang cocok untuk bayi yang sedang senang-senangnya memasukkan apa pun ke mulut. Selain aman, teether juga memberikan kenyamanan pada gusi bayi saat sedang tumbuh gigi.

 

6. Cermin bayi

Bayi senang melihat bayangannya di cermin. Namun, sebaiknya Mums tidak memberikan sembarang cermin pada bayi untuk menghindari risiko cermin pecah atau ujung cermin yang tajam melukai bayi. Sebaiknya, berikan cermin khusus bayi yang memiliki pengaman. Cermin juga bisa memotivasi bayi selama tummy time.

 

Baca juga: Terbukti Secara Medis, Tummy Time Membuat si Kecil Cerdas!

 

7. Bola

Saat melihat bola yang berwarna warni, bayi akan langsung tertarik dan ingin meremasnya, menjilatnya, memindahkannya dari satu tangan ke tangan lainnya, dan melemparnya. Nah, memberikan bola untuk bayi dapat membantu mengembangkan begitu banyak keterampilan, seperti keterampilan motorik kasar dan koordinasi tangan-mata.

 

Bola juga membantu bayi memahami kesadaran spasial, cara menggenggam, keterampilan memecahkan masalah, keseimbangan, serta keterampilan bahasa dan sosial. Jenis bola yang bisa Mums temukan juga bermacam-macam, seperti bola dengan lonceng di dalamnya, bola karet bertekstur, bola genggam dengan lubang jari, dan masih banyak lagi.

 

8. Kartu bergambar

Kartu bergambar adalah mainan sederhana yang sangat sempurna untuk bayi, bahkan bagi bayi baru lahir. Kartu dengan gambar berwarna-warni dan kekontrasan tinggi sangat sempurna untuk mendukung perkembangan visual.

 

Bayi yang baru lahir hanya dapat melihat sekitar satu 30 cm jauhnya. Jadi, pegang kartu dekat dengan wajah bayi. Selanjutnya, Mums dapat secara perlahan-lahan memindahkannya dari sisi ke sisi, sehingga bayi dapat mulai berlatih melacak. 

 

Untuk Mums yang saat ini sedang bingung memilih mainan untuk bayi, semoga tulisan ini menginspirasi dan Mums bisa menentukan dengan tepat mainan apa yang akan diberikan untuk bayi sesuai usianya. (AS)

 

Baca juga: Manfaat Membacakan Buku Cerita Kepada Anak

 

 

Referensi

Fun with Mama: Best Baby Toys 0-6 Months

The Spruce: What Are The Best Baby Toys for Ages 0 to 6 Months?

Babylist: Best Toys for Babies 0-6 Months



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.