Menu
Informasi tentang Kesehatan

Mengandung Bayi Pelangi

  • Bagikan

Mungkin Mums bingung, apa yang dimaksud dengan bayi pelangi? ‘Bayi pelangi’ adalah istilah bayi yang lahir sehat dari orang tua yang sebelumnya pernah mengalami keguguran, bayi mati dalam kandungan, bayi yang meninggal beberapa saat setelah lahir, atau kecelakaan lain yang menyebabkan kematian bayi.

 

Kenapa disebut bayi pelangi? Istilah bayi pelangi berasal dari ideasi bahwa pelangi hanya muncul setelah kegelapan di langit karena hujan dan badai, sama seperti bayi pelangi yang lahir setelah Mums dan Dads mengalami cobaan kehilangan yang sebelumnya. 

 

Mengandung bayi pelangi bukan sekadar istilah saja. Wanita yang mengandung bayi pelangi sering kali memiliki emosi campur aduk selama kehamilan maupun setelah melahirkan. Bagi Mums yang sedang mengandung bayi pelangi, baca informasi berikut, ya!

 

Baca juga: Infeksi Berbahaya bagi Ibu Hamil, Ini Langkah Pencegahannya!
 

Mengandung Bayi Pelangi

Saat mengandung bayi pelangi, Mums bisa mengalami banyak pasang surut selama sembilan bulan, bahkan hingga si Kecil lahir.

 

Emosi selama Kehamilan

Saat mengandung bayi pelangi, mungkin Mums akan merasakan beragam emosi, bahkan yang berlawanan. Mums bisa merasakan harapan, kebahagiaan, dan kesenangan pada satu waktu, namun setelahnya merasakan kecemasan, nervous, dan rasa takut. 

Beragam rasa yang berlawanan ini sebagian karena Mums masih merasakan kesedihan dengan kehilangan yang sebelumnya. Penelitian menunjukkan bahwa Mums dan Dads bisa mengalami kesedihan, bahkan setelah kehadiran bayi pelangi.

Karena duka yang mendalam ini, kehamilan Mums dengan bayi pelangi bisa memicu rasa sedih di luar ekspektasi Mums. Beberapa orang tua juga mengalami rasa bersalah jika merasakan kesenangan saat mengandung bayi pelangi. Mereka merasa kesenangan berarti tidak menghormati anaknya yang sebelumnya meninggal. 

Ada juga Mums yang merasakan kecemasan berlebihan karena selalu takut akan mengalami keguguran lagi atau kejadian bayi mati dalam kandungan. Kecemasan ini tetap ada meskipun kehamilan yang dijalani sehat. 

 

Baca juga: Mums Mau Tahu Cara Mengukur Besar Janin? Begini Caranya!
 

Mencari Dukungan Ketika Mengandung Bayi Pelangi

Memilih dokter yang mengetahui riwayat kesehatan Mums dapat membantu karena ia lebih paham tentang ketakutan dan kondisi Mums.Mums juga bisa minta lebih sering melakukan pemeriksaan, untuk mengatasi rasa cemas ini.

Ada pula organisasi atau komunitas khusus untuk Mums yang pernah mengalami keguguran atau masalah lain yang menyebabkan kematian bayi. Mums bisa bergabung ke dalam komunitas ini untuk mendapatkan dukungan. 

 

Baca juga: Konsumsi 1 Gelas Susu Selama Hamil Dukung Pertumbuhan Tulang Janin
 

Emosi Pasca Melahirkan Bayi Pelangi

Emosi campur aduk bisa saja tidak berhenti setelah Mums melahirkan bayi pelangi. Menurut penelitian, hampir 20% wanita yang pernah mengalami keguguran memiliki depresi atau kecemasan yang bisa bertahan hingga tiga tahun. 

Penting bagi Mums untuk tahu cara mengatasi duka yang dialami. Tidak ada anak yang bisa menggantikan anak yang sudah meninggal dan meskipun Mums mungkin sibuk dengan kehadiran bayi pelangi, bisa saja rasa sedih dan duka tersebut muncul pada waktu-waktu tertentu.

Jika rasa sedih yang Mums alami masih sering muncul hingga mengganggu aktivitas Mums, sebaiknya konsultasi dengan dokter, untuk kebaikan Mums dan si Kecil bayi pelangi.

Sumber:

Very Well Family. What Is a Rainbow Baby?. Mei 2022.
Centers for Disease Control and Prevention. What is stillbirth?.
Moore SE, Côté-Arsenault D. Navigating an uncertain journey of pregnancy after perinatal loss. Illness, Crisis & Loss. 2018;26(1):58-74. doi:10.1177/1054137317740802
Due C, Chiarolli S, Riggs DW. The impact of pregnancy loss on men’s health and wellbeing: A systematic review. BMC Pregnancy Childbirth. 2017;17(1):380. doi:10.1186/s12884-017-1560-9



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.