Menu
Informasi tentang Kesehatan

Resiko Jika Ibu Hamil Sering Menangis

  • Bagikan
Risiko Jika Ibu Hamil Sering Menangis

3. Dehidrasi atau kekurangan cairan

Pada kondisi tertentu, air mata mungkin perlu untuk membersihkan mata dari debu dan kotoran. Namun, saat ibu hamil menangis berkepanjangan, air mata yang terus menerus dikeluarkan dapat membuat tubuh ibu kekurangan cairan. Selain membuat ibu kehausan dan kelelahan, kurangnya cairan juga dapat mengurangi suplai darah ke janin.

 

4. Berisiko keguguran atau bayi lahir prematur

Keguguran dan kelahiran prematur merupakan keadaan janin saat ibu hamil mengalami stres berat yang sangat penting untuk diwaspadai. Melansir jurnal Frontiers in Endocrinology, keguguran atau persalinan dini dapat terjadi karena terpicunya peningkatan hormon corticotropin-releasing (CRH) saat Mums stres dan cemas.

Seharusnya, hormon ini dihasilkan oleh tubuh jika janin sudah siap dilahirkan. Namun, karena ketidakseimbangan hormonal, hormon CRH memaksa janin untuk dikeluarkan. Akibatnya terjadilah keguguran atau persalinan prematur.

5. Mengganggu proses perkembangan saraf bayi

Janin yang terus menerus mendapatkan hormon stres akibat ibu hamil menangis bisa mengalami stres kronis akibat ketidakseimbangan hormon. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan sistem sarafnya.

Hal ini berdasarkan penelitian dari University of California-Irvine dan Association for Psychological Science. Studi tersebut menjelaskan adanya risiko gangguan saraf pada bayi yang dikandung oleh ibu hamil yang menangis karena stres.

6. Anak berisiko mengalami depresi di kemudian hari

Reaksi janin saat ibu menangis tidak hanya berdampak saat ia dalam kandungan, tetapi ternyata bisa menetap dalam tubuh si kecil dan muncul saat ia dewasa kelak. Sebuah studi yang diterbitkan oleh jurnal JAMA Psychiatry menyatakan bahwa ibu hamil yang menangis karena depresi berisiko berefek pada janinnya kelak. Ya, anak yang nantinya tumbuh dewasa berisiko mengalami depresi dan masalah kejiwaan lainnya.

7. Meningkatkan risiko gangguan kecerdasan pada anak

Selain depresei, keadaan janin saat ibu menangis lainnya yang perlu diwaspadai adalah gangguan akibat sistem saraf yang terganggu. Riset yang diterbitkan oleh jurnal Clinical Obstetrics Gynecology menunjukkan bahwa stres yang berkepanjangan saat hamil dapat meningkatkan risiko gangguan emosi, dan penurunan kecerdasan, dan autisme pada anak.

8. Memengaruhi struktur otak anak

Selain itu, anak-anak yang lahir dari ibu yang sering merasa cemas ketika hamil juga akan memiliki perbedaan struktur pada otaknya. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek jangka panjang dari perbedaan struktur otak tersebut.

Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.