Menu
Informasi tentang Kesehatan

Si Kecil Suka Bermain Lumpur

  • Bagikan

Ada banyak permainan yang disukai oleh balita, salah satunya adalah bermain lumpur. Bermain lumpur mungkin tampak seperti permainan yang kotor, tapi sebenarnya Mums tidak perlu khawatir karena permainan ini menyehatkan dan bermanfaat.

 

Bahkan, menurut laman Healthline, ini juga aman dilakukan oleh anak di bawah usia 1 tahun. Namun, jika Mums merasa kurang nyaman membiarkan anak yang terlalu kecil bermain lumpur, Mums bisa mengizinkannya mulai bermain lumpur setelah agak besar atau mulai paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bermain dengan tanah.

 

Baca juga: Ternyata Membiarkan Anak Bermain Sendiri Banyak Manfaatnya!

 

Manfaat dan Tips Menjaga Anak yang Suka Bermain Lumpur

Di sini, Mums akan diajak mengenali apa saja manfaat bermain lumpur dan tips menjaga kesehatan si kecil saat bermain lumpur.

Manfaat Bermain Lumpur

Ada beberapa manfaat bermain lumpur untuk anak, di antaranya:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh: Kuman yang ditemukan di dalam lumpur dapat membantu memperkuat sistem kekebalan anak. Sebaliknya, selalu berada di lingkungan yang terlalu bersih justru meningkatkan risiko penyakit seperti alergi dan asma.
  • Kesehatan usus: Bermain lumpur dapat membantu meningkatkan keragaman bakteri baik dalam usus, yang selanjutnya dapat meningkatkan kesehatan organ pencernaan.
  • Kesehatan emosional dan kreativitas: Bermain lumpur memungkinkan anak-anak terhubung dan berinteraksi dengan alam di sekitar mereka. Ini membantu anak mengembangkan keterampilan taktil dengan permainan sensorik.

 

Baca juga: 5 Tips Agar Anak Aman Bermain di Playground

 

Tips Menjaga Kesehatan Anak yang Suka Bermain Lumpur

Meskipun bermain lumpur terbukti aman dan bermanfaat bagi anak, tetapi tentunya Mums tidak bisa membiarkan si kecil bermain tanpa aturan. Pasalnya, anak yang masih kecil mungkin belum memahami batasan-batasan aman dalam bermain lumpur dan justru menjadi sakit setelah bermain lumpur. 

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Mums lakukan untuk menjaga keamanan dan kesehatan anak yang senang bermain lumpur:

  • Selalu awasi bayi dan anak kecil selama bermain lumpur. Jangan sampai anak memakan lumur atau menyentuh mata dengan tangan yang penuh dengan lumpur.
  • Siapkan handuk bersih. Terkadang, percikan lumpur bisa masuk ke mata atau mulut. Siap sedia dengan handuk untuk mengelap lumpur agar anak bisa kembali bermain.
  • Saat bermain bersama anak lain, ajarkan pada mereka bahwa mereka tidak boleh saling melempar lumpur ke anak lain.
  • Tetapkan batasan yang membuat Mums nyaman dan dorong anak-anak untuk berkomunikasi dengan Mums dan anak lain. Misalnya, Mums memperbolehkan anak bermain lumpur dengan tangan, tapi tidak mengizinkannya mengotori seluruh tubuh dengan lumpur. Tidak boleh mengganggu anak-anak lain yang sedang bermain lumpur, dan sebagainya.
  • Siapkan beberapa mainan yang sesuai. Beberapa mainan, seperti peralatan dapur, mobil-mobilan, atau hewan plastik kecil bisa membuat permainan lumpur terasa semakin mengasyikkan. Ini juga dapat mencegah anak membuat kekacauan, seperti melempar lumpur ke orang lain. 
  • Ajarkan pada anak bahwa ia tidak boleh keluar masuk rumah saat sedang bermain lumpur. Katakan dengan jelas jika anak hanya bisa bermain lumpur di area tertentu, misalnya halaman belakang.
  • Siapkan ember berisi air, sabun, dan lap untuk membersihkan tubuh si kecil dari lumpur sebelum masuk rumah.
  • Pastikan anak segera mandi setelah bermain lumpur.
  • Bantu si kecil mencuci tangan, pastikan tidak ada sisa lumpur yang tersembunyi di balik kukunya.
  • Lumpur bisa meninggalkan noda di pakaian. Pastikan Mums mempersiapkan pakaian khusus yang Mums tidak keberatan jika pakaian tersebut terkena noda. Juga, beri tahu si kecil pakaian mana yang boleh ia kenakan untuk kotor-kotoran.

Jadi, jangan larang si kecil bermain lumpur bersama teman-temannya. Asalkan menerapkan tips ini, Mums tidak perlu khawatir akan keamanan dan kesehatan si kecil saat bermain lumpur.

 

Baca juga: Bebaskan si Kecil dari Gadget, Perbanyak Waktu Bermain

 

 

Sumber:

 Healthline.com. Activities-to-try

Playteachrepeat.com. Tips-for-playing-in-the-mud

 

 Workspaceforchildren.com. April-showers-bringmud-are-you-ready?

 



Dapatkan Informasi lengkap nya Disini Sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.